INDONESIA-BLOGGER
iklan banner
iklan banner

Secangkir teh

Sebelum trading

Selamat datang di blog kami

Kebahagiaan tidak saja kita rasakan saat kita menerima, tetapi kebahagiaan yang lebih besar akan kita rasakan saat kita memberi.

8/16/2016

JANGAN DUGEM MENYIKAPI IHSG MERAH

Para Komunitas investa, para Nasabah BNI Securities Semarang dan para pembaca yang budiman,

Investor lokal mungkin kemarin sebagian ada yang "Dugem" (Duduk Gemetar) setalah IHSG tambah turun 1 % dilevel  5.320 sehingga sudah 5 hari berturut-turut IHSG memberikan warna merah. Banyak teman2 teman2 investor yang bertanya seperti biasa : "Mengapa ??....Sampai berapa??...sampai kapan??.. Demikian pula jika IHSG naik pun investor kita akan mengajukan pertanyaan yang sama. Itu memang bagian Seni dari karakter seorang investor saham.

Menyikapi penurunan IHSG kemarin saya pribadi masih menganggap biasa2 saja, karena kalau kita lihat YTD dalam tahun berjalan 2016 ini IHSG kita sudah tumbuh 15,84% sejak awal tahun ini merupakan tertinggi di bursa Asia. Sehingga wajar kan kalau harus koreksi sejenak untuk menyesuaikan diri?.
Investor sendiri kadang yang terlalu lupa diri selalu ingin mengejar harga saham meskipun secara fundamental sudah terlalu tinggi, sehingga jika terjadi koreksi seperti ini terasa patah hati...galau..dan dugem tadi he..hee.

Biasa2 sajalah menyikapi kondisi, kita memang harus menyiapkan psikologi yang prima kalau sudah berniat trading saham di bursa. Tidak mudah panik, tidak emosional, pokoknya gejolak IHSG memang ya seperti ini. Kadang naik kadang turun bukankah itu memang yang kita harapkan juga...supaya kita bisa dapat margin dari selisih turun dan naik tersebut? Kenapa kita mesti cemas??

Bagaimana saya masih menanggapi biasa2 saja? karena saya lihat Kurs Rupiah masih stabil Rp.13.121 per US $, investor asing masih net buy, Saham2 perbankan yang menjadi ujung tombak perekonomian sekaligus juga salah satu motor Bursa harga nya masih bertahan bahkan BBRI, BBCA, BBNI dan BMRI ditutup naik.
Tidak semua investor juga galau karena investor yang "cerdik" apa lagi yang semula sudah mengurangi portofolionya sejak pekan lalu punya perilaku berbeda. Mereka malah senyum2 menanggapi iHSG turun karena buat mereka itu suatu peluang untuk mencari harga "terbaik" untuk kembali masuk pasar.

Jadi memang investor ini sangat egoistis bukan?? bagi yang portonya full cash mengharapkan harga turun dan turun sehingga bisa membeli harga bawah...sedangkan yang full portofolio berharap harga naik sehingga bisa jualan. Biasa kan?? dari situlah terjadi pergerakkan harga di bursa. Maka yang saya lakukan adalah tidak melawan pasar tetapi menyikapi kondisi pasar agar kita bisa memanfaatkan pada saat yang tepat. 

Dalam menyikapi harga saham yang mungkin turun ini saya lebih senang "membiarkan" dulu sampai penurunan itu kian mendatar, dan baru masuk ketika sudah ada sinyal naik. Terlambat satu dua poin itu lebih baik asal kedepan harga berlanjut naik dari pada kita "menangkap pisau jatuh" yang bisa menusuk kita.
Yang terpenting kita harus punya pilihan sahamnya terlebih dahulu sehingga tinggal menunggu harga terbaiknya.

Apakah hari ini IHSG masih turun?? tentu semua kemungkinan itu ada, tetapi kalau saya boleh menebak hari ini IHSG akan bergerak keatas atau kebawah kisaran sempit tapi cenderung hijau.... kita tunggu saja.
Beberapa saham yang kemarin mampu bertahan dari tekanan pasar itulah yang ada kemungkinan rebound lebih dulu atau saham2 yang punya kirenja bagus tapi harganya tertekan parah seperti UNVR, MGR, DMAS, BBKP, BBTN , AALI, INCO, ACES saya tertarik untuk koleksi dengan harga yang cocok.

Bagi yang masih ingin mendaftar Pelatihan Investor tgl.20 dan 21 Agustus besuk di Hotel Millenium Jakarta masih tersisa 3 kursi karena pendaftar terdahulu berhalangan hadir. Silahkan menghubungi kami untuk ikut berghabung dalam pelatihan tersebut. Dan marilah dalam kesempatan tersbut kita lakukan diskusi juga kemana IHSG kita sampai akhir tahun 2016? saham2 apa yang layak dibuat trading dan investasi?

Salam,  

Hari Prabowo ( INVESTA )
WA.087700085334
Pin 2b7dd5ee

8/15/2016

HARGA PASAR ATAU HARGA BANDAR ??

Para Komunitas investa, para Nasabah BNI Securities Semarang dan para pembaca yang budiman,

Awal pekan ini banyak yang menunggu apakah IHSG akan mantul keatas atau tambah longsor setelah 4 hari berturut2 melemah. Salah satu jurus saya yang saya namakan "Jurus 4" akan diuji dimana biasanya setelah 4 hari bertutut2 IHSG minus maka hari ke 5 akan mantul naik, demikian pula sebaliknya.
Tentu hal tersebut tidak bersifat tidak mutlak, hanya "kebiasaan"  saja, jika pasar masih normal saya sudah bisa mulai koleksi atas saham2 yang mempunyai bobot tinggi terhadap IHSG dan sekaligus menjadi penyebab turunnya IHSG. Tentu saham2 Blue Chip diantaranya yang mempunyai kriteria tersebut. 

Namun sebenarnya saya telah beberapa waktu mencoba untuk menghindari terlalu "tergantung" pada IHSG, namun lebih konsen kepemilihan saham2 tertentu karena toh IHSG turun masih ada saham2 yang tetap bertahan bahkan anomali. 
Sekalipun itu sulit tapi perlu dicoba supaya kita tidak harap2 cemas menunggu IHSG tiap hari he.hee..

Hari ini juga banyak investor yang tidak sabar menunggu kelanjutan "babak lanjutan" saham BEKS berikut BEKS-R (Right). Saham ini telah banyak menyita perhatian banyak investor karena aksi korporasinya yang diluar kebiasaan, membuat penasaran sekaligus menjadi ajang spekulasi pelaku pasar.
Adakah Bandar bermain disini?? serba mungkin2 di bursa ini, sekalipun pihak Bursa telah pernah mengeluarkan UMA sebagai peringatan tetapi saham BEKS masih terjadi volatilitas yang ekstrim, lantas apakah BEI akan mengeluarkan UMA ke dua ??

Saya kira ini bisa menjadi perhatian semua pihak termasuk Regulator agar dalam membuat peraturan2 bisa lebih dipertimbangkan dengan seksama agar tercipta suatu pasar yang wajar dan effisien. Investor perorangan  kita memang belum banyak pengalaman dan minimnya pengetahuan sehingga butuh perlindungan yang memadai. Perlu hati2 dalam menyilapi Aksi Korporasi emiten karena berpotensi terjadinya pembentukkan harga pasar yang sangat drastis.

Selain saham BEKS berikut Right nya saham lain yang menjadi konsen investor ritel adalah saham CPRO yang setelah bangun tidur panjang sekarang juga terjadi volatilitas harga yang tajam. Bisa saja sehari AR kanan dan sehatri kemudian terjadi AR kiri, ini permainan siapa? memang pyur pasar atau ada pihak2 yang "memainkan" harga ?? 
Apakah Bandar berperan membentuk harga sesuai keinginannya?? terasa tapi tak nampak itulah bandarmologi di bursa.

Sebagai investor marilah kita terus meningkatkan pengetahuan kita sehingga tujuan kita dalam berinvestasi di pasar modal sesuia harapan yaitu mendapatkan hasil yang memadai dengan tetap memahami bahwa investasi ini menganduing resiko yang cukup tinggi sehingga perlu diantisipasi.

Pekan ini saya masih cermati saham2 DMAS, DSFI, SMGR, BBTN, ADRO, BBKP dengan mencari peluang harga yang ideal untuk masuk untuk trading atau simpen sampai akhir September 2016 akhir kuartal ke tiga.

Dalam kesempatan ini kami dari LP3M INVESTA juga mengucapkan terima kasih atas kepercayaan teman2 investor yang mendaftarkan diri untuk mengikuti PELATIHAN INVESTOR di Jakarta tgl.20 dan 21 Agustus 2016. Saat ini telah terdaftar 55 Orang peserta, moga2 pengorbanan teman2 menggunakan hari libur untuk keluarga digunakan untuk "belajar bersama". 
Kami berusaha berbagi pengetahuan dan pengalaman untuk teman2 investor agar lebih memahami bagaimana seluk beluk investasi di pasar modal ini.

Merdeka untuk negeriku...

Salam,  

Hari Prabowo ( INVESTA )
WA.087700085334
Pin 2b7dd5ee

8/09/2016

PELATIHAN INVESTOR DI JAKARTA TGL.20 DAN 21 AGUSTUS 2016

Kami LP3M INVESTA kembali akan menyelenggarakan Pelatihan Investor di JAKARTA guna memberikan tambahan pengetahuan para investor / trader agar bisa memahami berbagai hal tentang investasi di pasar modal khususnya saham.
Mengingat ada beberapa materi yang ingin kami sampiakan bersama Tim Instruktur Investa maka pelatihan kami selenggarakan selama 2 (dua) hari.

MATERI PELATIHAN:

Tgl. 20 AGUSTUS 2016

1. Psikologis Trading

2. Strategi Trading ala Investa

3. Aksi Korporasi Emiten dan pengaruhnya terhadap harga saham.

4. Bandarmologi


Tgl. 21 Agustus 2016

1. Analisa Priospek

2. Fundamental Analisis
3.Teknikal Analisis.

SETELAH MENGIKUTI PELATIHAN INI DIHARAPKAN INVESTOR:

1. Bisa merencanakan dan melaksanakan trading dengan baik.
2. Bisa melakukan pemilihan saham2 yang terbaik
3. Menata portofolio masing2 sesuai keinginan investor
4. Mengenali modus2 Bandarmologi dan saham gorengan
5. Memahami Right Issue, Waran, Saham Bonus, Deviden Saham, Deviden Tunai
6. Menghitung Harga Teoritis setelah Aksi Korporasi Emiten.
7. Memahami System perdagangan saham
8. Mengerti Dasar2 Fundamental dan Teknikal Analisis 
9. Lebih mempersiapkan psikologi trading
10. Bisa memprediksi suatu prospek usaha

INSTRUKTUR: Hari Prabowo dan Tim Investa

BIAYA PELATIHAN 
-  Untuk mengikuti pelatihan 2 (dua) hari Rp. 1.900.000,-
   untuk pelatihan 1 (satu) hari Rp.1.000.000,- 
 
Kirim  ke BANK BNI Rek. no. 0389 209 272 an HARI PRABOWO

TEMPAT & WAKTU PELATIHAN 
Hotel MILLENIUM 
Jl. Fachrudin no.3 Kebonsirih Jakarta
Tgl.20 dan 21 AgustusI 2016
Jam 08.15  sd 17.00.

PENDAFTARAN :
Melaui Email: investa.p3m@gmail.com
Kantor Sekreatiat: Thamrin Square B.5 Semarang Tlp.024.3566414 - 3566415 - 3566418 HP.087832826865. WA  087700085334. Paling Lambat tgl.12 Agustus.
FASILITAS : Materi, Coffee Break, dan Makan siang
Peserta  maksimal 50 Orang. 
​Penjelasanan  lebih lanjut silahkan hubungi kami.
Salam 

Hari Prabowo Ketuia LP3M INVESTA
WA/087700085334.

8/08/2016

PASAR NEGO

Para Komunitas investa, para Nasabah BNI Securities Semarang dan para pembaca yang budiman,

Hari ini mungkin sebagian besar investor tertuju pada perdagangan saham BEKS yang memasuki perdagangan Ex Right. Dengan melihat harga Cum terkahir di Rp.108,-  maka Harga teoritis saham BEKS adalah Rp,39,- per lembar, maka sangat mungkin hari ini diperdagangkan di Pasar NEGO karena harganya dibawah batas bawah Rp.50,- untuk perdagangan Pasar REGULER.

Seperti diketahui bahwa perdagangan Pasar NEGO ini investor tidak bisa secara langsung melakukan transaksi langsung seperti Pasar REGULER tetapi harus melalui Broker masing2, investor hanya bisa melihat Saham BEKS ini di pasar Nego dengan mengetik BEKS.NG.
Disitu akan muncul penawaran jual maupun beli tetapi TIDAK secara otomatis investor bisa melakukan deal diharga tersebut, karena harus terjadi kesepakatan melalui Broker masing2.

Misalnya ada penawaran jual harga BEKS Rp.45 dengan jumlah 1500 lot, jika anda ingin membeli saham tersebut maka anda harus hubungi Broker anda dan broker anda akan menghubungi broker sipenjualnya.  Jadi ini memang cukup ribet sehingga kemungkinan perdagangan akan berjalan lambat karena prosesnya yang makan waktu.

Si penjual maupun pembeli bisa menentukan deal harganya masing2 misal si A si pembeli hanya mau membeli saham milik si D maka tidak bisa ditransaksikan pihak lain selain antara A dan D tadi setalah antara A an D ada kesepakatan.
Selain itu pasar NEGO ini penyelesaian transaksinya bisa sesuai kesepakatan tidak selalu T+3 seperti pasar reguler. Jadi bisa T+1, T+2, T+4 dst nya.

Apapun peristiwa ini bisa dipakai sebagai pembelajaran investor terutama yang belum pernah transaksi di pasar Nego, silahkan coba sehingga sebagai investor bisa memahami berbagai Pasar yang ada dan  belum pernah anda lakukan.

Jadi saham BEKS akan dibuka pada PREV Rp.39 sehingga kalau nanti bisa mencapai pada harga Rp.50,- artinya terjadi kenaikan sekitar 28%. Di Bursa ini tidak ada yang tidak mungkin namun juga tidak selalu bisa dipastikan, itulah karakter trading saham.

Perdagangan Right BEKS baru akan dimulai tgl.12 Agustus sd 24Agustus 2016 silahkan dicermati agar anda lebih paham. Bisakah saham BEKS melewati Rp.50,- ?? yuk cermati sama2...

Salam

Hari Prabowo ( INVESTA )
WA.087700085334
Pin 2b7dd5ee

8/03/2016

RIGHT SAHAM BEKS


Para Komunitas investa, para Nasabah BNI Securities Semarang dan para pembaca yang budiman,

Right Issue BEKS yang sempat menjadi polemik itu akhirnya akan dilaksanakan juga sesuai prospektus yang telah dirilis yaitu dengan ratio 1000 : 3293 dengan harga Rp.18,35.  Hal ini ternyata disambut positif para investor sebagaimana dilihat dari kenaikan saham BEKS kemarin sebesar 19% dari Rp.93 menjadi Rp.111,-. dan bahkan sempat menyentuh harga Rp.120,-.

Dalam pelatihan Investor di Semarang tgl.30 dan 31 Juli kemarin  tentang Right saham BEKS ini secara khusus juga saya bahas dan bahkan saya silahkan peserta untuk membelinya dikisaran Rp.90,-. Seperti diketahui Aksi Korporasi Right Issue adalah untuk memberi pintu masuk Pemerintah Daerah Banten untuk mengakuisisi Bank Bundi menjadi BPD Banten.

Aksi Korporasi seperti ini sebenarnya adalah hal yang lazim, hanya saja yang jarang terjadi adalah harga Right BEKS ini dibawah harga batas bawah Rp.50,- sehingga mungkin investor  bingung kalau membeli right Rp.18,35 dan ingin menjual sahamnya di pasar Reguler karena minimal adalah Rp.50,-
Namun sebenarnya tidak perlu bingung karena investor bisa saja tetap memasang penawaran jual diharga Rp.50,- bahkan bisa lebih. Selain itu masih ada Pasar Negoisasi yang bisa digunakan perdagangan saham diharga lebih rendah dari Rp.50,-.

Lantas bagaimana menghitung Harga Teoritis saham BEKS ini jika investor membeli  sahamnya saat ini dan nantinya ikut menebus Rightnya dengan harga Rp.18,35 ? Sekedar ilustrasi jika membeli saham BEKS dengan harga terakhir kemarin Rp.111,- per lembar maka dengan Ratio yang ada maka Harga Teoritis adalah (1000 x 111) + (3293 + 18,35)  dibagi 4293 sehingga yang hasilnya kurang lebih Rp.40,- per lembar.

Dengan harga Rp.40,- tersebut investor bisa menjualnya kapan saja dengan harga tentu sesuia selera masing2..hehee.. 
Bagaimana dengan prospeknya saham BEKS setelah menjadi Bank BPD Banten? Bank ini akan mendapat tambahan modal baru yang lebih besar, akan digunakan sebagai bank yang menyimpan uang daerah Pemerintahan Daerah Banten, semua proyek pembangunan yang dibeayai oleh APBD Banten pasti harus melalui BPD Banten.  Dengan tambahan modal baru ini tentu BEKS (yang telah menjadi BPD Banten) akan lebih leluasa eksapansi penyaluran kreditnya serta mengembangkan produk2 perbankan lainnya. Sehingga saya berpendapat prospek BEKS seharusnya  akan lebih baik.

Investor masih ada kesempatan membeli saham BEKS paling lambat tgl.5 Agustus 2016 agar mendapatkan Right guna bisa membeli saham BEKS dengan harga Rp.18,35. ini.  Silahkan masing2 membuat analisa dengan data2 yang ada sehingga ada proses belajar sekaligus memahami suatu Aksi Korporasi dan....siapa tau anda sedang beruntung hahaa.

Salam 

Hari Prabowo ( INVESTA )
WA.087700085334
Pin 2b7dd5ee

8/01/2016

IHSG TURUN, SEKEDAR BALANCING ??

Para Komunitas investa, para Nasabah BNI Securities Semarang dan para pembaca yang budiman,

Investor merasa terkejut dengan  fenomena bursa akhir pekan kemarin, IHSG turun 1,5% pada posisi 5216. Sebenarnya bukan masalah penurunannya karena IHSG turun itu hal biasa...namun kejadian itu terjadi yaitu pertama pada saat Investor asing net buy cukup besar yaitu Rp.1,5 trilyun di pasar reguler, kedua terjadi anjloknya saham HMSP nyaris 10% (penurunan batas bawah). Seperti diketahui bahwa saham HMSP merupakan saham yang mempunyai kapitasilsasi pasar terbesar di Bursa Efek kita.

Anjloknya saham HMSP tersebut terjadi justru pada saat pra penutupan jam 15.50  ketika "pasar gelap" sehingga investor hanya bisa menhetahui kejadiannya pada saat jam 16.00. Rasanya kejadian langka bahwa saham yang mempunyai kapitalisasi terbesar dengan kinerja yang bagus anjlok sampai batas bawah dalam sehari. Sehingga kejadian ini menjadi polemik beberapa pihak, mulai dari kemungkinan salah order dan sebagainya. 

Saya berpendapat penurunan penjualan saham HMSP tersebut bukan karena salah order sebab sistem transaksi secara on line pada masing2 sekuritas sudah cukup rapi termasuk memprotek kesalahan order dari sisi jumlah dan harga.
Misalnya saja kita punya saham PT.ABCD sejumlah 1000 lot, maka ketika kita melakukan order JUAL sejumlah 10.000 lot maka tentunya sistem di komputer akan MENOLAK order tersebut karena jumlahnya melebihi kepemilikan yaitu 1000 lot.

Penurunan IHSG sore di akhir pekan kemarin memang menjadi teka teki tersendiri bagaimana kelanjutannya?? mari kita ikuti bersama hari ini diawal pekan apakah penurunan saham HMSP dan juga IHSG akan berlanjut atau kemarin hanya sekedar "pendinginan" IHSG yang sudah cukup tinggi karena melebihi 5300 sebelumnya dalam waktu relatif cepat.

Namanya juga perdagangan saham, tidak ada yang tidak mungkin bukan?? marilah kita selalu menjadikan pengalaman ini sebagai guru yang baik karena kita jadi lebih mengetahui bahwa pasar modal ini sangat sensitif, responsif dan kadang juga aneh2... Namun pasar modal tetap saja bukan arena perjudian tetapi sarana investasi yang mempunyai karakter tersendiri HIGH RISK, HIGH RETURN.

Selain itu saham HMSP beberapa saham Blue Chips seperti TLKM, UNVR, SMGR, INTP, GGRM  juga mengalami penurunan harga yang cukup signifikan sehingga menekan IHSG karena bobot saham2 tersebut sangat tinggi terhadap perhitungan IHSG. Jadi memang menarik untuk diikuti perkembangan bursa awal pekan ini untuk mengetahui perjalanan IHSG lebih lanjut.
Apakah tekanan saham2 BC tersebut hanya sekedar membuat Balancing terhadap IHSG ??

Sekedar prediksi saya memperkirakan IHSG akan direntang 5150 - 5300 dalam satu dua hari ini, dan saya masih mempunyai rasa optimis beberapa saham masih bisa untuk jadi pilihan trading dan bahkan bisa bertahan ketika iHSG tertekan sekalipun. Saham yang merupakan pilihan saya antara lain NRCA, WTON, DMAS, KIJA, KAEF, dan UNVR (terutama jika harganya kisaran 44000 sd 44500) 

Saya juga sangat terkesan dengan para peserta PELATIHAN INVESTOR rgl.30 dan 31 Juli kemarin di Semarang yang dengan seriusnya mengikuti sharing dari kami Tim INVESTA, dan bahkan beberapa peserta ada wajah2 lama yang tidak bosan2nya  mengikuti pelatihan kembali, ibarat konsumen yang cocok dengan masakan warung makan sehingga ingin "jajan" kembali.
Moga2 bermanfaat sedikit ilmu dari kami yang kami kemas dengan sederhana dan kami sajikan apa adanya.

Untuk memenuhi permintaan teman2 investor kususnya di Jakarta maka kami rencanakan pelatihan lanjutan akan kami selenggarakan di JAKARTA tgl.13 dan 14 Agustus atau 20 dan 21 Agustus 2016.  Sedang kami pertimbangkan, silahkan memberikan konfirmasii atau usulan jika ada yang berminat kira2 tanggal berapa yang dikehendaki. tulis melalui email atau WA.

Salam,

Hari Prabowo ( INVESTA )
WA.087700085334
Pin 2b7dd5ee

7/29/2016

DI BURSA BANYAK KEMUNGKINAN TETAPI BUKAN BERARTI KEPASTIAN

Para Komunitas investa, para Nasabah BNI Securities Semarang dan para pembaca yang budiman,

IHSG nyaris menyentuh 5300 yang merupakan angka tertinggi selama setahun terakhir dengan dukungan masukkan dana asing. Benarkah bursa kita menuju bullish ? mungkinkah kah tahun 2016 ini IHSG bisa pecah Record tertingginya menembus 5523 ? (7 April 2015). Di Bursa "serba mungkin" terjadi tetapi sebaliknya juga tidak bisa mengatakan "Pasti"  itulah diperlukan pernyataan disclaimer.

Banyak hal yang kita alami selama menjadi trader / investor sebagai salah satu pelaku pasar, yang semuanya bisa menjadikan pengalaman dan evaluasi kita kedepan. Pasar itu menampung sekaligus merespon semua informasi sehingga pada akhirnya membentuk suatu HARGA . Untuk itulah kita tidak bisa melawan pasar tetapi kitalah yang seharusnya menyesuaikan pasar.

Harga itu terjadi bukan hanya diakibatkan salah satu faktor saja, tetapi banyak kemungkinan lain yang bisa juga mempengaruhi terbentuknya Harga. Sehingga kita tidak bisa secara fanatik mengekspektasikan harga hanya dari satu analisa yang bersumber dari Laporan Keuangan saja atau Teknikal saja.
Beberapa pembaca sering bertanya kepada saya  misalnya "Kenapa Laporan Keuangan suatu Emiten bagus tetapi hatga sahamnya turun dan sebaliknya"  karena memang harga terbentuk bukan hanya dari faktor Fundamental saja tetapi kondisi ekonomi makro, harga komoditas, kebijakan Pemerintah, aksi korporasi  dan lain2 yang bisa mempengaruhi terbentuknya harga saham.

Kebetulan hari ini 29 Juli mentupakan hari terakhir perdagangan bulan JULI dan saya sering mencatat pada akhir2 bulan harga beberapa saham terutama yang menjadi Portofolio Manager Investasi mengalami kenaikan, Karena akhir bulan biasanya menjadi bulan Pelaporan posisi portofolio Manajer Investasi, dan wajar jika ada sedikit "polesan" agar Raport nya lebih baik he..hee.

Situasi Pasarpun juga normal dan bahkan cenderung lebih baik dengan euforia Tax Amnesti dan penyegaran Kabinet sehingga saya masih punya pandangan bahwa IHSG akan cenderung menguat hari ini untuk menembus 5300.
Beberapa saham yang sempat saya share melalui WA kemarin menurut saya cukup layak dicermati antara lain yaitu SMCB, DMAS, BJTM, WTON  tanpa bermaksud mempengaruhi keputusan untuk membeli atau menjual karena semua keputusan ada di masing2.

Semoga Lapran Keuangan Smester pertama 2016 bisa segera kita dapatkan untuk dianalisa, sekalipun Laporan Keuangan BUKAN satu2 nya yang bisa membentuk harga tetapi secara Fundamental sangat penting kita perhatikan sebagai investor. Dengan segala keterbatasan analisa Fundamental sangat penting kita pelajari.

SMBC saya punya target 1300, DMAS terget 300, BJTM ternyata meloncat lebih dulu diatas 600 sedangakn WTON target 1200. Sedangakan 10 saham pilihan saham saya yang lalu dengan target akhir Juli 2016 silahkan dilihat sendiri mana saham2 yang sesuai target dan mana yang tidak sesuai. Saya biasanya mempunyai durasi 2 bulan untuk investasi dan meprediksi suatu harga saham.

Semoga pada kesempatan PELATIHAN INVESTOR tgl.30 dan 31 Juli 2016 di Semarang besuk saya dan Tim INVESTA bisa berdiskusi lebih banyak dan detail dengan teman2 peserta pelatihan sehingga bisa saling memberi manfaat bagi kita. Amin.

Salam,

Hari Prabowo ( INVESTA )
WA.087700085334
Pin 2b7dd5ee

7/27/2016

PELUANG SELALU ADA DI BURSA

Para Komunitas investa, para Nasabah BNI Securities Semarang dan para pembaca yang budiman,


Nampaknya pasar sementara akan berlangsung datar-datar saja setelah sepekan kemarin cukup agresif secara umum dipimpin pergerakkan saham perbankan.
Salam bank terutama bank papan atas mempunyai kedudukan yang sangat stategis yang bisa menjadi "panutan" saham yang lain. Maklum bank mrupakan pusat perputaran keuangan sehingga bisa menjadi indikasi bisnis.


IHSG kemarin ditutup 5224 naip tipis 0,07%. namun demikian beberapa saham tetap saja ada yang naik dan turun melebihi 10%. Sekali lagi traders jangan terlalu bergantung IHSG sekalipun patut kita pertimbangkan tetapi PILIHAN DAN STRATEGI TRADING yang lebih menentukan hasil kita.
Saham PGAS dan MPPA diantara saham yang kemarin memperlihatkan jati dirinya dan tampil aktif setelah minggu lalu menjadi teka teki bagi sebagian investor karena arahnya gak jelas.


Bagi saham2 emiten yang mempunyai kinerja yang bagus dan mempunyai propek yang baik meskipun harganya sedang melemah jangan ditanggapi terlalu risau karena "hanya" masalah waktu menurut saya. Kita perlu sedikit sabar untuk menanti harga kembali ketingkat yang lebih baik. Sayangnya kebanyakan traders pinginnya yang isntan pagi beli sore naik, bukan tidak mungkin tapi  tentu tidak mudah.


Mungkin tidak berlebihan kalau beberapa waktu lalu saya beri contoh saham2 antara lain JPFA, CPIN, BBTN, INCO  yang mula2 biasa2 saja tetapi toh saat ini harganya jauh dari waktu saya luncurkan dalam menu Teh Pagi yang lalu.
Sementara saat ini saya juga masih konsen ke saham WTON, CPIN, PGAS, SMGR, BEST, DMAS dan UNVR sebagai kegiatan trading yang sudah saya pertimbangakan dengan seksama baik kinerja, prospek maupun grafiknya.

Topik yang banyak menjadi polemik diantaranya BEKS dan BHIT yang melakukan Aksi Korporasi Right Issue akan saya bahas khusus di Pelatihan di Semarang tgl.30 dan 31 Juli nanti. Semoga bisa membuka wawasan teman2 peserta pelatihan dan bisa menularkan keteman2 yang lain nantinya.
Saham BEKS yang akan Right diharga Rp.18,- per lembar sahamnya sangat volatile ini menunjukkan reaksi dan ekspektasi para traders atas aksi korporasi yang telah dimuat dalam prospektus artinya informasi sudah valid tinggal menunggu pernyataan efektif dari OJK yang kemungkinan akhir Juli ini.

Ini mungkin menjadi salah satu peristiwa langka bahwa Right diharga BAWAH harga Nominalnya  dan batas harga Auto Reject bawah, mari kita ikuti seperti apa pasar bereaksi dan ini juga merupakan pembelajaran kita semua juga.
Lantas apakah kita layak trading atau investasi saham BEKS ? Tergantung pada tipe anda masing2 jika ingin beli dan hold untuk investasi long saya kira juga baik2 saja karena kedepan akan beralih menjadi Bank BPD Banten tentu ada prospek yang cukup baik seperti BJTM dan BJBR yang sudah mendahului.
Bila buat trading pendek silahkan juga dengan segala pertimbangan harganya chart yang ada, sekedar pandangan saya akan lebih menarik jika diharga kisaran 85 sd 90 buy dan 100 sd 115 sell. (disclaimer).

Selamat trading semoga mendapat yang terbaik.

Salam 

Hari Prabowo ( INVESTA )
WA.087700085334
Pin 2b7dd5ee

7/21/2016

RAME2 RIGHT ISSUE / HMETD MENAMPUNG DANA SEGAR


Para Komunitas investa, para Nasabah BNI Securities Semarang dan para pembaca yang budiman,
Hebat, IHSG melanjutkan penguatannya kemarin naik 1,3% di posisi 5242 ini merupakan Indek tertinggi selama tahun berjalan ini. Sekalipun daya beli masyarakat secara umum masih belum sesuai yang diharapkan tetapi trading di Bursa ini selalu berjalan mendahului, sehingga apa yang mungkin terjadi kedepan sudah diantisipasi dengan "harga" saat ini. Jadi jangan heran kalau suatu harga saham itu bisa melebihi  harga bukunya (Book Value) beberapa kali.

IHSG memang pernah mencapai tertingginga di posisi 5523 pada tgl.7 April 2015 namun akhirnya jatuh seiring dengan melemahnya kondisi perekonomian global, dan th.2015 pun IHSG tersungkur turun 13% dibanding akhir th.2014.
Sampai kemarin IHSG sudah tumbuh 14,15% selama tahun berjalan 2016 ini setelah melihat besaran makro ekonomi kita yang cukup stabil menunjukkan perkembangan kearah yang lebih baik.

Tax Amnesty yang saat ini menjadi "vitamin" mendapat respon positif oleh pelaku pasar, inilah juga yang menjadi pemicu IHSG menguat salah satunya.
Para emiten terutama BUMN rame2 melakukan AKSI KORPORASI untuk menambah jumlah sahamnya melalui skema Right Issue untuk "menampunga" dana2 baru milik "Pengenyam" Tax Amnesty yang semula parkir di Luar Negeri..

Mengenai kebijakan dan strategi Penambahan Saham para emiten ini tentu ada Plus Minusnya saya kira. Plus nya jika program Tax Amnesty ini "berhasil" sesuai harapan maka dana2 segar tersebut bisa tertampung di instrumen pasar modal juga termasuk saham2 di bursa dan ini bisa menambah kapitalisasi pasar serta mengangkat IHSG lebih tinggi serta transaksi lebih likuid.
Namun apa minusnya ?? kalau Tax Amnesty ternyata tidak sesuai harapan karena mungkin dana yang masuk tidak sebanyak yang diharapkan maka tentu akan terjadi kelebihan pasokkan saham hasil Right Issue yang tidak terserap dan bisa menekan harga saham emiten yang bersangkutan.

Tapi niat baik Pemerintah tentu kita hargai dan kita berharap kebijakan ini bisa dirasakan manfaatnya oleh semua pihak. Sebagai salah satu pelaku pasar trader / investor saham memang dituntut lebih jeli..lebih cerdas dan lebih tanggap terhadap informasi maupun kebijakan yang ada. Maklum ini bisnis  yang membutuhkan analisa dan keakuratan dalam mengambil keputusan buyand sell he..hee.

Mengenai berbagai Aksi Korporasi emiten ini sangat penting sekali bagi para investor karena bisa berpengaruh dan mengakibatkan perubahan harga saham secara signifikan di bursa. Termasuk Right Issue, Waran, Option, Merger, Akuisisi dan lain2. Bila ingin memperdalam tentang Aksi Korporasi ini silahkan gabung dengan kami tgl.30 dan 31 Juli 2016 ini dalami Pelatihan Investor di Semarang atau di Jakarta yang rencananya bl.Agustus mendatang.

Terakhir2 ini kita bisa cermati Aksi Korporasi Right Issue saham2 MCOR, EXCL, BNLI, AALI dan bahkan rencananya BEKS telah membuat harga saham terjadi volatilitas yang tinggi baik yang naik maupun yang turun. Jika sebagai trader kita memahaminya berarti kita kehilangan "kesempatan" atau bahkan bisa mengalami potensi kerugian.

Saya juga sedang secara serius mencermati rencana Right Issue saham BEKS yang terasa diluar kebiasaan karena akan menerapkan harga Rp.18,- per saham. Ini harga dibawah batas ketentuan Auto Reject Rp.50,- nah ini yang terasa diluar kebiasaan...karena berpotensi menjatuhkan harga saham BEKS di pasar.
Ibarat kita yang semua membeli HP dengan merk dan tipe tertentu dengan harga pasar tiba2 akan dikeluarkan HP baru dengan merk dan tipe yang sama tapi harganya Jauh LEBIH MURAH. Apa yang terjadi...?? tentu harga HP kita akan jatuh harganya di kalau dijual.

Saya sedang berusaha mempelajari peraturan2 yang ada tentang Rght Issue / HMETD ini supaya bisa mengambil kesimpulan apakah yang dilakukan BEKS ini memang sesuai peraturan atau tidak. Karena ada beberapa emiten yang Aksi Korporasinya ternyata merugikan investor publik tapi toch tetap saja berjalan.
Ini yang perlu kita cermati bersama supaya kita tidak dirugikan sebagai investor.

Menu sahamnya saya kirim via WA saja ya...he..hee..

Semoga kita selalu mendapatkan yang terbaik, Amin. 

Salam,

Hari Prabowo ( INVESTA )
WA.087700085334
Pin 2b7dd5ee

7/18/2016

PELATIHAN INVESTOR DI SEMARANG TGL.30 & 31 JULI 2016

Kami LP3M INVESTA kembali akan menyelenggarakan Pelatihan Investor di SEMARANG guna memberikan tambahan pengetahuan para investor / trader agar bisa memahami berbagai hal tentang investasi di pasar modal khususnya saham.

Mengingat ada beberapa materi yang ingin kami sampiakan bersama Tim Instruktur Investa maka pelatihan kami selenggarakan selama 2 (dua) hari, namun boleh juga peserta hanya mengikuti satu hari saja disesuaikan dengan waktu anda saja.

MATERI PELATIHAN:
Tgl. 30 Juli 2016

1. Strategi Trading ala Investa

2.  Mengenal Jurus Bandarmologi

3. Aksi Korporasi Emiten dan pengaruhnya terhadap harga saham.

4. Psikologis Trading

5. Memprediksi Prospek Usaha Perusahaan.

Tgl. 31 Juli 2016

1. Fundamental Analisis

2. Teknikal Analisis.

SETELAH MENGIKUTI PELATIHAN INI DIHARAPKAN INVESTOR:

1. Bisa merencanakan dan melaksanakan trading dengan baik.
2. Bisa melakukan pemilihan saham2 yang terbaik
3. Menata portofolio masing2 sesuai keinginan investor
4. Mengenali modus2 Bandarmologi dan saham gorengan
5. Memahami Right Issue, Waran, Saham Bonus, Deviden Saham, Deviden Tunai
6. Menghitung Harga Teoritis setelah Aksi Korporasi Emiten.
7. Memahami System perdagangan saham
8. Mengerti Dasar2 Fundamental dan Teknikal Analisis 
9. Lebih mempersiapkan psikologi trading
10. Bisa memprediksi suatu prospek usaha.

Kami juga akan memberikan Bonus berupa SAHAM PILIHAN yang telah kami seleksi melalui berbagai analisis dengan mendasarkan Kinerja dan Prospek Perusahaan.

INSTRUKTUR: Hari Prabowo dan Tim Investa

BIAYA PELATIHAN 
-  Untuk mengikuti pelatihan 2 (dua) hari Rp.900.000,-
   untuk pelatihan 1 (satu) hari Rp.500.000,-
 
Kirim  ke BANK BNI Rek. no. 0389 209 272 an HARI PRABOWO

TEMPAT & WAKTU PELATIHAN 
Hotel CIPUTRA Ruang Puri Dua.
Simpang LIma SEMARANG  
Tgl.30 dan 31 JULI 2016
Jam 08.00 sd 17.00.

PENDAFTARAN :
Melaui Email: investa.p3m@gmail.com
Kantor Sekreatiat: Thamrin Square B.5 Semarang Tlp.024.3566414 - 3566415 - 3566418 HP.087832826865. WA  087700085334.
FASILITAS : Materi, Coffee Break, Makan siang dan Sertifikat bukti pelatihan
Peserta  maksimal 40 Orang.
​Penjelesanan  lebih lanjut silahkan hubungi kami.

Salam 

Hari Prabowo Ketuia LP3M INVESTA
WA/087700085334.

7/15/2016

IHSG KOREKSI WAJAR GAK USAH GALAU

Para Komunitas investa, para Nasabah BNI Securities Semarang dan para pembaca yang budiman,

Terjadi koreksi 0,98% kemarin IHSG di posisi 5093 setelah 3 hari berturut2 mengalami kenaikan, saya kira itu koreksi sehat karena tidaklah mungkin IHSG seperti garis lurus naik terus atau turun terus. Tidak ada peristiwa yang yang serius secara makro ekonomi, sehingga ini justru bisa dipakai sebagai seuatu peluang bagi para trader untuk kembali belanja secara bertahap terhadap saham2 pilihan.

Berita menarik adalah Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNPB) dari  Sumber Daya Alam Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melesat dengan pesat  mencapai Rp.168,55 Miliar dan ini penerimaan rata2 paling tinggi sejak 2012. bahkan th.2016 optimis bisa menembus Rp.300 miliar dibawah Meneteri Susi.
Jadi jangan heran kalau harga Saham DSFI dalam seminggu terakhir naik 79% dari 125 menjadi 224 rupiah per lembar. 

Saya juga mulai koleksi saham CPRO yang bergerak di budi daya Udang yang memperlihatkan perbaikan Kinerja cukup baik/ Saham ini memang pernah tidur panjang dengan harga Rp.50,- tapi siapa tau denganperbaikan kinerja saham ini bisa "bangun tidur" keran posisi kemarin sudah mulai kedip2 di 54 sd 57 per lembar. Saya perhatikan dari pola transaksi menunjukkan kecenderungan menguat, paling menarik ketika ada pihak yang "menahan" di 50 mereka menampung terus tanpa bisa tertembus menjadi AR kiri. Dari ilmu Bandarmologi ini tanda2 akumulasi, jadi berapa target optimis dua bulan kedepan ? sekedar prediksi jika kondisi pasar normal maka harga Rp.100 menjadi target saya (disclaimer)

Saham lapis tiga ini juga tentu ada resiko tinggi saya kira berimbang dengan potensi hasil yang bisa kita peroleh jika mantab koleksi saham lapis tiga, tentu dengan perhitungan yang baik. Sekali lagi cermati Fundamentalnya dan juga Prospeksnya..Karena ada kesinambungan antara Kinerja masa lalu dengan Prospek masa yang akan datang. Saya kira bukan berarti membeli Harga yang akan datang saat ini, tetapi kita membeli prospek suatu usaha ketika kita optimis bahwa kinerja masa mendatang akan lebih baik dibanding kinerja masa lalu.

Bagaimana membaca Prospek?? ini yang lebih penting karena prospek usaha itu bisa berubah ketika ada Aksi Korporasi, ada kebijakan Regulator, ada perubahan perekonomian dsb nya. Memang ini tergantung bagaimana pelaku pasar membaca dan menganalisa suatu informasi tadi. Kalau kita membeli saham saat ini itu berarti kita optimis terhadap prospeknya dan kalau kita tidak optimis ya jangan beli sahamnya.

Banyak juga saham2 yang tadinya harga tinggi sekarang jadi jeblok karena orang tidak optimis dengan prospek perusahaan tersebut dan sebaliknya ada saham yang dulu harga rendah kini mulai naik karena  adanya rasa optimis dengan Prospek perusahaan sehingga banyak pelaku pasar yang membeli sahamnya.

Oke mari kita kembali memprediksi bagaimana langkah IHSG satu dua hari ini setelah kemarin koreksi hampit 1% apakah masih akan turun lagi?? Semua ada kemungkinan, namun prediksi saya kalaupun terjadi adalah koreksi minor, namun mungkin pula justru akan kembali rebound dengan kisaran 5045 sd 5120.
Sekedar tau DOW saja kembali mencapai record tertinggi sejak Maret lalu di posisi 18.506 kita lihat Rupiah juga tambah kuat di 13.088 dan Asing masih getol belanja sd kemarin.

Perhatikan saham CPIN dengan target 4000, PPRO target 540. dan UNVR dengan target 45.000. sd akhir Juli 2016 (disc.on) 

Pendaftaran Pelatihan Investor di Hotel Ciputra Semarang tgl.30 dan 31 Juli 2016 telah kami buka dan silahkan mendaftar via email. investa.p3m@gmail.com atau WA.087700085344 . Kami akan  Ulas selama dua hari tentang modus Bandarmologi, Aksi Korporasi, Psikologi Trading, Membaca Prospek Perusahaan, Strategi trading, Panduan Fundamental dan Teknikal Analisis bersama tim Investa. Maaf kerena ruangnya terbatas silahkan daftar lebih cepat lebih baik. Saat ini sudah 21 pendaftar yang konfirmasi.

Selamat trading semoga mendapatkan yang terbaik...amin.

Salam,

Hari Prabowo ( INVESTA )
Pin 2b7dd5ee
WA.087700085334

7/13/2016

SITUASI CUKUP NYAMAN....SEMOGA PORTONYA MENGHIJAU

Para Komunitas investa, para Nasabah BNI Securities Semarang dan para pembaca yang budiman,

IHSG ternyata lebih cepat melewati target karena kemarin sudah mencapai 5.100 dan 10 saham pilihan yang saya luncurkan melalui grup WA KOMUNITAS INVESTA ternyata sebagian harganya juga telah melewati target akhir JULI yang telah saya prediksikan seperti INCO, ADRO, ACES, DSFI.
Kondisi pasar relatif tenang dan belum ada faktor eksternal yang "mengganggu" gerak IHSG yang menunjukkan tren menguat menuju level yang lebih tinggi.

Aliran dana asing yang mencapai Rp.97 trilyun juga memberikan kontribusi penguatan rupiah. Apalagi kalau BI kembali menurunkan BI Rate bulan ini tentu akan punya pengaruh positif terhadap laju IHSG mencapai 5200.
Saya melihat saham sektor keuangan menunjukkan arah yang positif dipimpin BBRI, BBTN, BBNI, BMRI . Salah satu pertimbangan analisis saya adalah melihat saham2 Bank sebagai penggerak IHSG selain investor asing.

Beberapa Laporan Keuangan Smester pertama 2016 sudah mulai diumumkan dan biasanya emiten yang kinerjanya bagus akan mengumumkan lebih dini he.hee. Cuma mesti dimengeri kalau Laporan Keuangan Smesteran ini rata2 TIDAK di audit akuntan. Perlu juga kita membaca Catatan Lap Keuangan yang bisa menjelaskan pos2 Neraca dan Laba Rugi perusahaan.
Tentang FUNDAMENTAL Analisis juga akan saya masukkan dalam salah satu materi pelatihan di semarang tgl.30 dan 31 Juli 2016 di Hotel Ciputra Semarang.

Hari ini masih ada kemungkinan IHSG dijalur hijau dengan ring 5075 sd 5140 beberapa saham yang masih bisa diperhatikan selain 10 saham piliah saya (lihat di grup WA) juga ada  ERAA, AISA, INPC bisa buat trading atau investasi 2 bulanan. Saham BEKS kembali AR kanan dan inipun telah melewati prediksi saya 100 per saham, inilah dampak Aksi Korporasi terhadap saham BEKS yang segeraakan beralih menjadi BPD Banten. 
Inilah kejelian kita dalam melihat PROSPEK kedepan karena buat saya PROSPEK suatu emiten jauh lebih penting dibandingkan Kinerja masa lalu. Bisa saja kinerja lalu buruk tapi kalau Prospek bagus itu sahamnya bisa dipakai sebagai investasi

Mari kita terus berusaha untuk lebih baik, terutama buat teman2 pemula jangan sungkan untuk bertanya di Grup WA INVESTA kami akan senang berbagi pengetahuan dan pengalaman.

Salam,

Hari Prabowo ( INVESTA )
Pin 2b7dd5ee
WA.087700085334

7/11/2016

SEMANGAT BARU , IHSG CENDERUNG MENGUAT..?

SELAMAT HARI RAYA IDUL FITIRI 14307 H, MOHON MAAF LAHIR DAN BATIN.
Para Komunitas investa, para Nasabah BNI Securities Semarang dan para pembaca yang budiman,

Sepekan sudah kita berlibur dan mungkin ini liburan terlama untuk suaru Bursa , beberapa pelaku pasar tentu punya pendapat dan prediksi masing2 tentang bagaimana kondisi pasar setelah liburan panjang ini.
Jika kita perbandingkan dengan indek sepekan lalu maka DOW naik 0,9%, FTSE naik.5,7% sedangkan di NIKEI naik,9,4%namun juga ada Bursa Global dan Regional yang mengalami penurunan seperti DAX (Jerman) dan Hangseng.

Bagaimana prediksi IHSG Awal pekan ini setelah libur panjang? saya pribadi memperkirakan IHSG akan dikisaran antara  4970 sd 5025 dengan kecenderungan menguat terutama sektor Keuangan / Perbankan, Makanan, Pertambangan dan Konstruksi.
Selain faktor makro ekonomi selepas BREXIT yang masih harap2 cemas antara yang pesimis bahwa akan ada dampak negatif terhadap kondisi ekonomi di Eropa dan ada juga yang tidak terlalu berlebihan menanggapinya.
Dari dalam negeri sendiri gaung Tax Amnesty masih direspon positif  oleh pelaku pasar sekalipun tidak berlebihan karena menunggu langkah selanjutnya.

Faktor Psikologis juga saya pertimbangkan, setelah liburan panjang biasanya ada semangat baru bagi para trader / investor, apalagi kejuaraan Eropa juga semalam sudah usai. Dengan demikian rasanya tidak berlebihan kalau saya juga menaruh rasa optimis pekan ini IHSG cenderung positif bahkan kalau saja Bank Indonesia berani menurunkan kembali BI Rate setidaknya 0,25% ke tingkat 6,25%.
Mengingat kondisi nilai tukar Rupiah cukup stabil dikisaran 13.100 sd 13.200 per US$ serta inflasi yang terjaga stabil.

Harga minyak sempat anjlok kelevel $ 44 namun kembali merangkak naik, komoditas tambang yang mengalami kenaikan antara lain Nikel dan Emas.
Investor Asing juga masih agresif net buy sebelum liburan.
Pertimbangan pergerakkan IHSG memang perlu tapi bagi saya lebih mementingkan pilihan saham nya untuk mengisi portofolio masing2 dengan strategi yang terbaik sehingga diharapkan apapun kondisi IHSG kita selalu mendapatkan yang terbaik pula.
 
Pilihan saham pekan ini saya memilih UNVR, MEDC, NIKL, JPFA  dan BBTN   
baik untuk trading maupun untuk tahan jangka menengah sambil menunggu Laporan Keuangan Semester pertama ini.

Salam,

Hari Prabowo ( INVESTA )
Pin 2b7dd5ee
WA.087700085334

7/04/2016

BENANG MERAH REPO DAN BANDARMOLOGI

Para Komunitas investa, para Nasabah BNI Securities Semarang dan para pembaca yang budiman,

Sekali lagi saya mencoba mengulas tentang REPO dan Bandarmologi, sebenarnya saya sudah dua kali menulis tentang hal tersebut, tetapi saya melihat di Grup WA Komunitas Investa maupun nasabah2 BNI Securities Semarang  masih banyak yang antusias untuk memahaminya.
Saya memang punya pendapat ada "Benang Merah" antara REPO dan modus Bandarmologi untuk "menggoreng"  suatu saham. Entah anda pernah terjebak disuatu saham Gorengan atau tidak, namun saya berharap bisa lebih hati2 agar bisa terhindar dari modus2 Bandarmologi.

Agar lebih jelas ulasan saya maka saya akan cerita dengan suatu contoh  modus Bandar ( BD ) mencari uang sbb:

1. Bandar akan membeli saham yang telah dipilih dengan kriteria saham tsb kapitalisasinya kecil dan  nilai transaksi harian yang juga tergolong keci, tidak banyak investor asing yang transaksi serta harga sahamnya dibawah Rp.500 per lembar.

2. Setelah pembelian sang BD akan menewarkan REPO ke pihak2 yang punya dana besar (biasanya institusi yang mengelola dana mereka sendiri spt dana pensiun, asuransi, yayasan2  tetapi juga perorangan).
Seperti diketahui REPO adalah suatu kotrak penjualan saham dengan janji untuk membeli kembali pada jangka waktu tertentu (gadai saham). Sipemilik dana akan diberikan bunga tertentu dan dengan jaminan atas saham tersebut.
Misalnya Jumlah uang yang "dipinjam"  adalah 100 maka akan dijamin saham senilai dua kalinya atas dasar HARGA PASAR.
Transaksi di pasar NEGO ini biasanya dilakukan di pasar NEGO, yang mana pasar NEGO ini TIDAK dijaman oleh KPEI.
 
3. Setelah BD memperoleh Dana dari REPO maka dana tersebut dipakai untuk "menggoreng" saham yang di REPO tersebut sehingga harganya tambah naik, Sehingga jika BD  masih punya saham tersebut bisa dilakukan REPO kembali karena harganya tambah tinggi maka dana hasil REPO yang diperoleh bisa tambah banyak.

4. Pada saat saham2 tersebut tambah naik dan nampak ramai transaksinya maka biasanya INVESTOR RITEL akan tertarik dan ikutan membeli dipasar (biasa investor Ritel kita kan suka dengan saham2 yang sedang terbang walau tanpa dasar}.

5. Setelah banyak Investor Ritel ikutan beli maka Bandar mulai minta agar saham REPO sebagian dijual untuk melunasi "hutangnya" tadi dan dengan harga yang lebih tinggi tersebut tentu BD akan lebih untung kareba penjualan sebagian sahamnya saja maka bisa melunasi hutangnya ke institusi2 tadi.
Sehingga BD bisa menarik uangnya yang pasti jauh melebihi modalnya awalnya dan masih punya sisa sahamnya.

6. Modus tersebut diulang2 dengan BD tetap menjaga volume BID dan ASK nya sehingga seakan2 transaksi jadi ramai (tapi harap tau bahwa itu transaksi mereka grup Bandar sendiri).

7. Setelah Bandar cukup puas dengan "hasil ngerjain"  ritel maka BD akan akan keluar dari pasar sehingga transkasi menjadi SEPI yang beli cuma beberapa lot saja meski sementara harga tinggi tapi kalau yang beli cuma dibawah 100 lot Nah pada saat itu BD akan tidak membayar bunga kepada pemilik dana sehingga pemilik dana akan berusaha menjuual sahamnya dipasar. Tapi mana mungkin menjual ribuan lot saham REPO tapi yang ada dipasar pembelinya cuma dibawah 100 lot saja.

8. Bagaimana dengan nasib Ritel ?? tentu bingung dengan sahamnya yang sulit dijual dan berlomba jualan sahamnya dan ini tentu akan menyebabkan sahamnya tambah turun. Akhirnya Ritel cuantol diharga tinggi dan mau jualan susah karena pembelinya hilang

9. Pemilik REPO para institusi yang pegang sahamnyanpun lebih sengsara karena harga turun dan tidak bisa dijual semua karena jumlah pembelinya terlalu sedikit. Sudah harga turun dan susah dijual lagi...nasib...nasib/
Akhirnya Institusi tersebut seakan menjadi PEMEGANG SAHAM emiten tersebut...padahal sebenarnya itu dia "TERPAKSA" jadi pemegang saham emiten tersebut hanya  karena gak bisa jualan saham REPO nya . Entah sampai kapan....
 
10. Sang Bandar tepuk tangan dan jadi penonton atas korban2 nya baik Ritel yang ikutan beli sahamnya  dan institusi2 pemegang REPO.
 
Semoga penjelasan sederhana ini bisa membuka wawasan investor ritel terutama yang tergabung di Grup Komunitas INVESTA baik di WA atau Milis. sehingga lebih hati2 dalam melakukan trading.
Ingat ada kepentingan masing2 didunia persahaman ini siap lawan siapa kawan  kita tidak tau dan kita tidak pernah tau siapa Bandarnya?? tapi kayaknya kita tau siapa korbannya he..hee. 
 
Anda menemukan saham2 dengan kriteria seperti diatas?? siapa tau itu juga modus nya seperti penjelasan saya.
 
Buat anggota baru yang minat bergabung di grup WA Investa telah kami sediakan Grup baru dengan nama INVESTA COMMUNITY (karena grup yang lama sudah full kuota 250 orang).
 
Salam

Hari Prabowo ( INVESTA )
Pin 2b7dd5ee
WA.087700085334

7/01/2016

SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1437 H, MOHON MAAF LAHIR BATIN

Para Komunitas investa, para Nasabah BNI Securities Semarang dan para pembaca yang budiman,

Saya tidak tahu apakah IHSG yang ikut DOW dan bursa Global atau sebaliknya bursa Global dan DOW yang ngikut IHSG ya...he.hee. Faktanya setelah IHSG mampu bertahan dari " demam " BREXIT dan kembali ke jalur hijau lebih cepat bahkan kemarin sudah nembus Indek Psikologi 5000 tepatnya di 5016.
Saya lihat semalam DOW juga sudah mendekati 18000 dan bahkan FTSE dimana pusat masalah BREXIT semalam naik 2,27%.

Jadi saya kira memang tidak serta merta DOW mutlak menjadi suatu arah yang mesti dianut oleh IHSG. Kadang ada investor / trader yang berlebihan dan selalu berkiblat dari DOW padahal situasi perekonomian suatu negara bisa berbeda2.
Demikian kondisi bursa global dan regional saya kira hanya bisa untuk kajian dan pembandiing saja tetapi sifatnya tidak mutlak.

Kemarin IHSG sudah nembus 5000 apapun "vitamin" Tax Amnesty telah mendapat respon positif dari sebagian pelaku pasar sehingga mendorong minat beli saham yang lebih besar.termasuk investor asing yang net buy lebih Rp.1 trlyun Nilai rupiah juga  stabil di Rp.13.180.
Saya kira kedepan IHSG punya potensi cukup kuat untuk naik lagi kelevel 5100 tapi perlu diperhatikan hari Jum'at ini tgl.1 Juli merupakan hari terakhir sebelum Bursa libur Panjang dalam rangka Hari raya Idul Fitri 1437 H dan baru aktif kembali tgl.11 Juli 2016.

Biasanya menjelang libur panjang IHSG menghadapi tekanan jual karena investor akan konsentasi liburan sehingga cenderung mengurangi portofolionya. Untuk itulah ada kemungkinan terjadi Koreksi terhadap IHSG walaupun tidak terlalu besar dan ini merupakan koreksi sehat. Namun inipun juga tidak bersifat pasti.

Namun bukan berarti trader tidak bisa melakukan trading hehee tetap saja ada peluang untuk cari tambahan THR jika kita jeli melihat pergerakkan saham2 yang masih cenderung menguat seperti DSFI, AGRO, UNVR, GJTL, ACES, JPFA yang bisa untuk trading maupun simpan janhgka menengah. Siap tau habis liburan nanti akan kembali menguat harganya.
Bahkan saham lapis tiga yang beberapa kali saya sebiu dalam ulasan maupun di WA Grup Investa yaitu DSFI kemarin AR Kanan alias naik 35%.
 
Hati2 itu perlu tapi jangan pesimis menghadapi sesuatu apalagi bagi seorang Trader saham. Yang penting pilihan saham pilih yang terbaik dan waktu yang membuktikan.

SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1437 H, MOHON MAAF LAHIR BATIN.

Salam,

Hari Prabowo ( INVESTA )
Pin 2b7dd5ee
WA.087700085334

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Top WordPress Themes