INDONESIA-BLOGGER
iklan banner
iklan banner

Secangkir teh

Sebelum trading

Selamat datang di blog kami

Kebahagiaan tidak saja kita rasakan saat kita menerima, tetapi kebahagiaan yang lebih besar akan kita rasakan saat kita memberi.

10/11/2016

KEMBALI IHSG MEMBUKTIKAN "JURUS 4"

Para Komunitas investa, para Nasabah BNI Securities Semarang dan para pembaca yang budiman,

Empat hari IHSG terttekan dengan posisi terakhir 5360  asing di pasar reguler Net sell 140 M, namun karena di pasar nego ada transaksi Asing net buy  sebesar 2 Trilyun termasuk transaksi saham AMAG, maka secara keseluruhan terjadilah Net Buy Asing 1,97 Trilyun. Saham BC yang diharapkan bisa rebound ternyata masih belum juga sesuai harapan seperti ASII, GGRM, HMSP, BBRI dan BBCA masih dijalur merah.

Dulu saya pernah melakukan pengamatan yang akhirnya saya namakan "Jurus 4" yaitu jika 4 hari berturut2 IHSG merah terus maka hari ke 5 biasanya IHSG akan berbalik arah, demikian pula sebaliknya. Jadi mungkinkah hari ini IHSG akan Rebound ??. Saya kira kondisi cukup mendukung karena DOW semalam berakhir naik 0,4% dan EIDO naik 0,5%  demikian pula harga Minyak mentah dunia WTI yang naik signifikan menjadi $51,26 ini level tertinggi tahun 2016. Demikian juga harga Nickel juga naik 3%, CPO naik 0,9%. 
 
Saya cukup optimis kalau hari ini IHSG akan dikisaran 5365 sd 5395 sukur bisa menembus 5400. Saham2 yang akan menjadi penggerak yang berbasis minyak dan energi seperti ELSA, PTRO, ADRO, ANTM, PTBA, ITMG INCO dan ada kemungkinan saham Bank mulai sedikit menguat tipis. Hal itu akan menjadi dorongan terhadap IHSG untuk menuju jalur hijau.
 
Kemarin Bursa juga masih disuguhi dua saham BUMI dan TRAM yang atraktif sehingga masing2 menguat BUMI naik 12,5% dan TRAM kembali naik 34% sampai batas AR Kanan di Rp.90,- luar biasa TRAM dalam dua hari berturut2 sudah naik hampir 70%. Inilah saham yang tidak mudah untuk menebak arahnya.
Saya kira agak tabu kalau kita tidak percaya adanya BANDAR, apapun namanya Bandar sudah terlanjur populer disebutnya sebagai pihak yang bisa menggerakkan harga saham sesuai dengan keinginannya.
 
Apakah Bandar selalu jahat?? saya kira harus dilihat secara mendalam untuk menilai Bandar itu jahat atau tidaknya. Betul memang ada Bandar yang dengan cara yang rapi berusaha merampok dana investor melalui berbagai modus tetapi ada juga Bandar yang justru berusaha mengerek harga saham bisa naik lebih tinggi. Jadi jangan di stempel Jahat lebih dulu he.hee..
Cuma apapun terjadinya kita sebagai trader harus mampu untuk menyikapinya dan memutuskan apakah kita akan ikut arah Bandar atau menghindarinya karena masing2 membawa konsekuensi tentunya.
 
Oke pada eposide yang akan datang saya akan menyajikan ulasan tentang bagaimana mendeteksi gerak traksaksi bandar sampai memahami logika bandar untuk "menggoreng" suatu saham.
Masih ingat harga INAF awal tahun ini ?? Rp.154,- per lembar dan sekarang Rp.2460,- naik 1464% selama 9 bulan. PPRO awal tahun ini harga Rp.175 dan sekarang Rp.1465,- naik 737%.. NIKL dalam bulan Maret ini masih dibawah 100 dan sekarang Rp.625. Kita tentu bisa menghitung dan berpikir cerdas benarkah kenaikan saham2 itu murni kekuatan pasar??. Jadi siapa penggeraknya??
 
Jadi bisakah saham TRAM nanti akan kembali naik melewati 100 ? atau akan kembali mundur ? mari kita tonton bersama dan sekali kali boleh ikut dalam permainan tersebut asal hati2 dan jangan cepat galau.
 
Salam
 
Hari Prabowo ( INVESTA )
WA.087700085334
Pin 2b7dd5ee

10/10/2016

TRADERS MEMANG HARUS SENSITIF TERHADAP PASAR


Para Komunitas investa, para Nasabah BNI Securities Semarang dan para pembaca yang budiman,

Dalam tiga hari bertutur-turut IHSG terus melemah dengan posisi terakhir 5377 sekaligus menerobos dibawaj 5400. Namun dalam sepekan kemarin masih tumbuh 0,23% dan dalam sebulan terakhir naik 0,11% serta YTD (tahun berjalan) tumbuh 18,8%.  IHSG juga tertekan oleh Net Sell asing sebesar Rp.760 M pada akhir pekan baik di pasar Reguler maupun Pasar Negosiasi. Beberapa saham Blue Chips penopang IHSG mengalami penurunan harga antara lain BBRI, HMSP, GGRM, ASII, UNVR, TLKM , SMGR. Walaupun kita ketahui bahwa saham2 tersebut adalah dari emiten yang mempunyai kinerja yang bagus dan selalu membagikan deviden setiap tahun.

Ini yang membuktikan bahwa harga saham di bursa ini akan "bergoyang"  dipengaruhi oleh berbagai faktor sehingga saham yang bagus secara fundamental suatu saat bisa juga mengalami penurunan. Pengaruh2 eksternal, makro ekonomi, kebijakan pemerintah bahkan politik pun bisa saja berpengaruh keharga saham. Disinilah kita kembali harus bisa membuat suatu analisa apakah penurunan suatu saham atau bahkan IHSG itu bersifat temporer atau berkepanjangan, semua tentu ada sebab dan akibat.

Dari analisa kita itulah kita bisa mengambil suatu keputusan trading / investasi serta pilihan saham yang paling cocok dengan kondisi saat ini untuk suatu harapan yang akan datang. Sekali lagi bahwa kitalah yang harus menyesuaikan kondisi pasar setiap saat dengan melihat dan "merasakan" transaksi perdagangan di bursa. Makanya seorang investor yang punya jam terbang yang tinggi akan semakin peka dan sensitif terhadap kondisi pasar.

Pasar sepekan kemarin diwarnai dua saham papan bawah (klas bawah 100) yang kembali "bangun tidur panjang" yaitu BUMI dan TRAM. Kedua saham tersebut sama2 terbelit hutang dan mengalami kinerja yang merugi. Cuma saja kalau kita berperan sebagai trader maka kedua saham ini pasti tidak lolos dari pengamatan karena punya frekuensi yang tinggi sejak 3 hari terakhir ini.

Namun demikian kita juga harus bisa memilah2 saham yang punya prospek atau justru punya resiko tinggi. Kalu harus memilih kedua saham BUMI dan TRAM dengan catatan hanya buat trading sementara maka  saya lebih memilih TRAM, sekali lagi hanya untyuk trading. Melihat dari Kinerja per Smester kedua 2016 TRAM sudah bisa memperoleh LABA USAHA (walau lmasih mengalami rugi bersih keseluruhan masih). Padahal tahun lalu periode yang sama Tram masih membukukan Rugi $57.9 jadi ada peningkatan kinerja yang lumayan untuk TRAM.

Sedangkan untuk BUMI saat ini sedang mengalami permasalahan serus penyelesain hutang yang menjadi "penyakit kronis" selama ini. Memang kedua saham tersebut sama2 sedang "SAKIT". Makanya hanya bisa untuk trading sesaat, cuma memanfaatkan pantulan2 yang bisa digunakan sebagai peluang mencari gain jangka pendek. Tetapi juga harus diperhatikan pula Resikonya karena kedua saham tersebut juga punya resiko yang tinggi.
Kita sudah mengalami bagaimana BUMI bangkit dan TIDUR lagi berkepanjangan namun kalau TRAM kita baru merasakan kali ini ketika bangun tidur panjang mungkinkah tidur lagi...atau benar2 akan berlari lagi dan jadi sehat. Kita perlu mengujinya. Diharga bawah 75 saya akan mencoba keberuntungan di TRAM.

Perhatikan juga saham2 yang loyal memberikan deviden seperti BJTM, BJBR dan UNVR. Jika kita ingin mebdapatkan deviden yang tinggi silahkan beli sebelum EX Deviden, nikmati devidennya dan jual lagi sahamnya. Treder memang harus kreatif gitu lho....

Salam.

Hari Prabowo ( INVESTA )
WA.087700085334
Pin 2b7dd5ee

10/06/2016

JANGAN DUGEM ( DUDUK GEMETAR )

Para Komunitas investa, para Nasabah BNI Securities Semarang dan para pembaca yang budiman,

Nampaknya IHSG harus mundur untuk sementara sebelum melaju kembali, kemarin IHSG melemah 0,94% di 5420. Harapan untuk menuju 5500 harus bersabar karena pasar tidak bisa kita dikte namun sebaliknya kita yang harus menyesuaikan pasar. Banyak faktor yang tidak pasti sehingga sifatnya suatu analisa itu disclaimer karena bisa tidak sesuai yang diprediksikan.

Namun sebagai trader / investor kita harus mau untuk mengkoreksi diri dan berusaha memanfaatkan peluang pasar dalam keadaan apapun. Ini memang menjadi sesuatu yang amat sulit bagi kita namun kita harus berusaha melakukan untuk mendapatkan hasil terbaik.

Ketika pasar mengalami koreksi maka kita bisa berusaha mencermati apakah koreksi tersebut sifatnya sementara atau bisa berlanjut. Berbagai faktor seperti makro ekonomi, berita2 internal dan eksternal layak kita analisa, apakah cukup serius  atau koreksi wajar saja. Ingat IHSG itu punya pembanding yaitu indek Bursa2 lainnya, ini memang sering terjadi dan wajar ketika pelaku pasar menghitung apa yang terjadi disini dan yang terjadi disana. Kita saja jika akan beli barang juga membandingkan harga dan barang diberbagai toko.

Setelah saya melihat, mencermati dan membuat analisa pribadi saya menyimpulkan belum ada faktor yang amat serius dan mengkhawatirkan bursa kita maka saya  memprediksikan hari ini IHSG akan di ring 5400 sd 5460 dengan kecenderungan naik tipis. Semoga tekanan atas saham2 Blue Chip seperti ASII, TLKM UNVR, BBCA, HMSP tidak lagi terjadi karena dari saham2 tersebut IHSG mendapatkan tekanan yang cukup berat kemarin.

Kalau saja saham2 tersebut bisa rebound saya kira tidak menutup kemungkinan IHSG bisa kembali menguat. Sementara saham perbankan saya kira belum bisa terlalu diharapkan saat ini dengan tingkat margin keuntungan yang masih dibawah prestasi IHSG YTD 24% tahun ini. Namun jika harus memilih saham Bank saya pribadi tertarik BBTN  dan kalau dari sisi harga BBKP juga cukup murah saat ini.

Harga minyak kembali naik 2% dikisaran US$ 49,68 namun CPO justru turun 2,2% jadi silahkan melirik saham2 berbasis minyak dan energy seperti ELSA, ADRO dan PTBA  yang  bisa punya kemungkinan untuk menguat. sedangkan saham KAEF yang sepertinya sedang "dimainkan" justru saya sering memanfaatkan untuk koleksi ketika sedang merah karena biasanya tidak sampai 3 hari akan naik kembali dan saya bisa melegonya untuk ambil untung.
Demikian untuk UNVR biasanya juga tidak berlama2 dibawah 45000 jadi kebiasaan2 ini juga saya perhatikan sebagai bagian analisa sederhana, karena analisa itu bisa yang "njlimet" sampai yang sederhana.

Jangan DUGEM { duduk gemetar} dan jangan pernah putus asa ketika pasar koreksi tapi  berusaha untuk mendapatkan yang terbaik.
Bagi teman2 investor yang belum bergabung di grup WA Komunitas Investa silahkan daftar ke WA 087700085334.
 
Salam

Hari Prabowo ( INVESTA )
WA.087700085334
Pin 2b7dd5ee

10/04/2016

MENUJU IHSG 5500

Para Komunitas investa, para Nasabah BNI Securities Semarang dan para pembaca yang budiman,

Pekan lalu Presiden Jokowi bertanya ke Dirut BEI jebapa IHSG belum bisa ke 5500 ??  dan sang Dirut pun kaget dengan pertanyaan tersebut, ternyata Presiden sangat perhatian terhadap Pasar Modal kita. Tentu hal itu bukan karena Presiden nyambi Trading saham namun karena IHSG adalah merupakan salah satu tolok ukur ekonomi kita. Saya kira pertanyaan yang wajar dan menjadi suatu harapan agar IHSG kita bisa lebih tinggi,

Saya pribadi sangat optimis dalam beberapa hari ini IHSG akan nyampai 5500. bahkan bisa jadi hari ini juga kalau melihat transaksi kemarin serta besaran ekonomi makro kita termasuk tingkat inflasi, nilai rupiah, cadangan devisa, harga minyak, termasuk keberhasilan Tax Amnesty.
Inikah time to buy ? silahkan kemantabpan masing2, namun saya pribadi secara selektif masih akan melakukan perburuan saham2 yang punya potensi naik dan prospek yang bagus.

Sebentar lagi akan banyak rilis Laporan Keuangan akhir kuartal ketiga yang diumumkan, pasang telinga dan mata untuk lebih cepat mendapatkan ringkasan Lap Keuangan emiten agar bisa kita analisa dan kita putuskan sebagai pilihan investasi. BiasanyaEmiten yang Lap Keuangannya bagus akan lebih menyajikannya di media.

Saya kira dalam ulasan kemarin saya sudah sertakan beberapa saham antara lain seperti ADRO, UNVR, SMGR, ASII, bahkan secara khusus saham KAEF bisa dibuat transaksi One Day Trading ( ODT ). 
KAEF kemarin naik 7,6% di 2660 dan  kalau kita perhatikan dalam transaksi sepekan terakhir naik 9% dan YTD naik 212% luar biasa!! . Namun kalau kita perbandingkan dengan INAF untuk YTD sudah naik 1468 %  jadi saya melihatnya saham KAEF masih mungkin bisa naik lagi setidaknya dilevel 3000 (disclaimer).

Kedua emiten BUMN disektor farmasi tersebut saya merupakan BUMN yang tertinggi dalam kenaikan harga sahamnya. Saya juga belum tau kenapa bisa?? kalau dari sisi FA tidaklah spektakuler tetapi ingat masih ada PROSPEK yang tidak bisa kita anggap remeh, bahkan sangat penting walau tidak mudah mengkaji suatu PROSPEK itu. Selain itu kita juga belum mengetahui ada rencana apa kedua emiten farmasi BUMN tersebut.

Namun sebagai traders / investor selayaknya kita tanggap dengan segala apa yang terjadi dibursa, sekecil apapun informasi itu amat penting bagi seorang trader. Bisa jadi suatu saham yang PER nya sudah tinggi tetapi masih bisa naik lagi karena PER bukan satu2nya ukuran seseorang melakukan investasi.
Dari kacamata ilmu bandarmologi dengan mencermati cara2 transaksi serta volatilitas saham KAEF dalam beberapa pekan terakhir saya masih nyaman untuk trading saham KAEF dengan target 3000 tadi.

Saham WTON juga layak diperhatikan, kinerjanya WTON bagus sekali dengan harga dibawah 950 saya menganggap masih layak untuk koleksai dengan target 1000 sd 1100. Dari sisi prospek saya kira cemerlang dengan unggulan infrastruktur sebagai program pemerintah.

CPRO dan BEKS ?? hahaa saya tau ini saham banyak dipunyai teman2 grup Komunitas INVESTA, saya juga optimis saham klas tiga ini juga akan menjadi bintang dikemudian hari. saya punyab target CPRO bisa mencapai harga 75 sd 100 tahun ini.

Selamat trading semoga mendapatkan yang terbaik.

Salam
Hari Prabowo ( INVESTA )
WA.087700085334
Pin 2b7dd5ee

10/03/2016

IHSG REBOUND ??

Para Komunitas investa, para Nasabah BNI Securities Semarang dan para pembaca yang budiman,

Harapan kadang tidak selalu menjadi kenyataan, demikian juga memprediksi IHSG dalam pasar saham yang sangat sinsitif. Harapan IHSG bertahan diatas 5400 ternyata meleset karena IHSG pada akhir bulan dan akhir Kuartal tiga melemah 1,24% menjadi 5364. Beberapa saham Blue Chips yang menjadi penopang IHSG mengalami penurunan harga seperti ASII -4,9% SMGR -4,4% UNTR - 4,3% UNVR -2,5%  HMSP -2,2% INTP -4,4% demikian juga saham Bank2 papan atas hampir semuanya juga minus.

Benarkah turunnya IHSG karena pengaruh permasalahan Deutsche Bank? karena itu yang menjadi issue santer di pasar global yang sempat juga merontokkan indek bursa2 lain. Seperti kita ketahui bahwa yang namanya pasar keuangan itu sangat peka dan saling berpengaruh setiap peristiwa baik positif maupun negarif, sehingga kita harus jeli juga dalam menganalisa setiap kejadian yang sekiranya bisa mempengaruhi kondisi bursa kita.

Dalam ulasan saya kemarin tentang Deutsche Bank sudah saya singgung yang memang sempat menjadi respon negarif indek DOW dan Bursa Eropa hari Kamis. Namun mari kita lihat bersama ternyata Jum'at malam kemarin DOW Rebound kembali demikian juga Bursa2 Eropa termasuk DAX Jerman sebagai pusat Deutsche Bank naik 1%. Sedangkan harga saham Deutsche Bank sendiri naik 14% !! Jadi saya simpulkan bahwa pengaruh itu tidak sistemik atau seserius peristiwa Lehman's th.2008 lalu yang sangat memukul keuangan dunia.

Saya memprediksi hari ini IHSG akan kembali rebound juga walau mungkin dalam ring sempit, namun kita sebagai investor harus tetap siaga membaca situasi yang berkembang. Perhatikan apakah saham2 Blue Chips yang kemarin tontok tersebut kembali rebound atau tidak, itu sebagai indikasi awal. Rupiah yang kemarin sempat sedikit melemah apakah juga kembali menguat? dan juga perilaku investor asinng apakah agresif beli atau sebaliknya malah banyak jualan.
Itu biasa saya pakai untuk melihat situasi pasar harian.

Berita yang saya baca Presiden Jokowi bahkan sempat bertanya ke Dirut BEI kenapa IHSG belum 5500 ?? artinya Presiden sangat perhatian terhadap kondisi Pasar Modal kita. Target IHSG 5500 rupanya menjadi tolok ukur dan harapan jangka pendek berbagai pihak. Jadi tidak salah kalau saya juga meramalkan IHSG 5500 bisa tercapai dalam bulan Oktober ini dengan melihat berbagai kondisi terakhir.

Hari ini saya melirik saham2 BC yang kemarin rontok terutama UNVR SMGR ASII dan saham2 tambang ADRO, INCO, ANTM serta KAEF sebagai target ODT.

Salam,

Hari Prabowo ( INVESTA )
WA.087700085334
Pin 2b7dd5ee

9/30/2016

INI AKHIR KUARTAL KETIGA, KEMANA ARAH IHSG ?

Para Komunitas investa, para Nasabah BNI Securities Semarang dan para pembaca yang budiman,

Kondisi pasar kemarin masih normal2 saja tidak ada gejolak yang mengkhawatirkan, IHSG pun masih ditutup menguat 0,12% pada 5431 dan sempat menyentuh level tertinggi 5474 sebelum turun kembali namun masih dijalur hijau. Jumlah saham yang naik 189 jenis dan yang mengalami penurunan 122 dengan nilai transaksi Rp.8,5 Trilyun, investor asing net buy Rp.937 milyar (All Market).
Sepanjang tahun ini (YDT) IHSG sudah tumbuh 20% cukup bagus dibandingkan dengan bursa2 global dan regional.

Hari ini merupakan akhir pekan dan sekaligus akhir bulan September yang juga merupakan akhir KUARTAL ketiga tahun 2016. Ini biasanya digunakan sebagai tanggal Pelaporan kinerja keuangan baik Laporan Keuangan maupun Nilai Aktiva Bersih bagi para Manajer Investasi. Bukan tidak mungkin saat2 seperti ini digunakan untuk memoles "rapotnya" agar nampak lebih baik,  salah satunya kalau nilai portofolionya meningkat dan hal tersebut hanya bisa diukur dari harga sahamnya di bursa.

Namun kita juga harus tanggap lingkungan dimana semalam DOW kembali rontok 1% pada posisi 18.143 (turun 195 poin) dengan sektor keuangan yang menjadi pemberat antara lain karena masalah yang terjadi pada Deutssche Bank.
Namun disisi lain harga komoditas pertambangan mengalami kenaikan bahkan harga minyak tertinggi sejak bulan april lalu di level $47.

Dari internal hari ini merupakan batas akhir pengajuan Tax Amnesty tahap pertama, kita tunggu siapa tau ada pengusaha kelas kakap lagi yang mau melakukan TA. Tidak bisa dipungkiri respon  TA ini telah membuat pelaku pasar menanggapi secata positif sehingga IHSG terus melaju naik.

Kemarin saham2 yang menyita perhatian investor antara lain BEKS yang kembali koreksi 4,8% di harga Rp.59 setelah sempat naik ke Rp.66. saham ini memang lagi menjadi salah satu bintang lapangan karena aksi korporasi yang dapat dikatakan baru kali ini terjadi dengan harga Right dibawah 50 perak.
Demikian juga saham ELSA  yang naik 11,8% di harga Rp.472 walau sebenarnya wajar saja kenaikan harga saham ini karena faktor kenaikan harga minya mentah dunia dan pertambangan lainnya.

Dengan mempertimbangan faktor eksternal dan internal  serta semua aspek saya mempunyai rasa optimis bahwa IHSG masih akan melanjutkan rallynya di bulan Oktober sampai Desember ini dengan perkiraan IHSG akan mencapai kisaran 5500 sd 5650. Hari ini kemungkinan IHSG akan bergerak dalam ring sempit karena ada faktor eksternal yang negatif terutama penurunan DOW. 
Hati2 dulu dengan saham sektor keuangan teutama perbankan mengingat permasalahan yang ada di Deutsche Bank, tetapi sebaliknya cermati sektor pertambangan seperti ADRO, ELSA ANTM TINS INCO yang saya perkirakan masih ada ruang untuk naik kembali.

Buat para pembaca khususnya investor saham yang berminat bergabung dengan grup WA Komunitas Investa silahkan daftar melalui WA 087700085334 sebagai media diskusi para investor / traders.

Salam,

Hari Prabowo ( INVESTA )
WA.087700085334
Pin 2b7dd5ee

9/29/2016

SAHAM BEKS UNJUK DIRI

Para Komunitas investa, para Nasabah BNI Securities Semarang dan para pembaca yang budiman,

Kembali IHSG menunjukkan "Jati dirinya" dengan rasa percaya diri ditutup menguat tipis 0,11% sekalipun sepanjang hari lebih banyak berjalan dijalur merah, dan parkir bertahan diatas level 5400 tepatnya 5425. Saya juga masih tetap mempunyai rasa optimis sampai akhir bl. September ini IHSG ada di kisaran 5400 sd 5500, dan saya percaya akan angka "Psikologis" 5500 akan menjadi target pelaku pasar.

Penguatan Rupiah, bertambahnya Cadangan Devisa dan penurunan suku bunga menjadi katalis perbaikan Makro Ekonomi kita secara bertahap. Tidak bisa dipungkiri pula ini karena respon positif dari TAX AMNESTY yang terus mendapat dukungan dari beberapa pengusaha dan juga masyarakat.
Momentum ini harus dijaga dan terus berjalan di jalan yang benar agar dengan kepercayaan bersama agar tujuan TA dapat berhasil dan bermanfaat untuk pembangunan negara tercinta ini.

Jadi mendasarkan pada hal tersebut saya membuat analisa bahwa IHSG tahun ini akan kembali memecahkan record tertingginya. Memang bukan tidak ada kendala karena kita masih akan menghadapi kenaikan suku bunga the FED tahun ini pula dan kemungkinan kali akan terealisir. Namun rasanya tidak usah hal tersebut menjadi Horor bagi kita terlalu berlebihan menanggapinya. Kondisi kita cukup bagus kalaupun ada dampaknya itu sifatnya sementara.

Kemarin saham BEKS (BPD Banten) kembali unjuk diri dengan naik 19% diposisi 62 dan menjadi transaksi papan atas dari frekuensi perdagangan. BEKS menjadi saham yang fenomenal dan menarik perhatian pelaku pasar karena bermain di harga bahaw 100 sehingga investor ritel pun banyak yang memanfaatkan saham ini untuk melakukan invetasi maupun trading harian.
Volatilitas harganya yang cukup lebar menjadikan pelaku pasar harap2 cemas atau "ngeri2 sedap" jika memegang saham BEKS ini. Kombinasi antara harapan dan resiko serta unsur psikologis investor akan teruji sehingga memang menarik dicermati.

Seperti ulasan saya beberapa waktu lalu tentang saham BEKS ini dan saya ulas lebih dari dua kali bahkan, bahwa jika anda berniat memiliki saham ini pertimbangan utamanya cuma satu yaitu PROSPEK kedepan Bank ini yang telah menjadi BPD Banten.  Diberbagai daerah setiap Propinsi wajib mempunyai BPD yang menjadi pemegang kas daerah masing2, jelasnya uang daerah itu disimpan di BPD setempat. Hampir semua proyek didaerah yang dibeayai oleh APBD juga pasti menggunakan jasa BPD, demikian pula Gaji pegawai PNS daerah juga disalurkan melalui BPD. Dari situ saja saya optimis BPD akan tumbuh termasuk BPD Banten yang mempunyai banyak proyek serta propinsi baru yang sedang tumbuh. Jadi prospeknya cukup bagus menurut pendapat saya, sehingga kalau invetor berniat investasi jangka panjang saya kira itu keputusan yang rasional.

Semalam DOW dan EIDO kembali naik, juga yang spektakuler Minyak juga naik 5% dilevel US $ 47, ini potensi untuk beberapa saham energy dan pertambangan umumnya. Silahkan pilih beberapa saham tsb seperti ANTM, INCO, MEDC, ADRO, TINS, ELSA. mana yang cocok dengan piliahn anda. Kenaikan saha2 pertambangan akan berdampak positif terhadap IHSG mengingat banyak emiten kita yang ada disektor tersebut.

Beberapa saham papan atas justru kemarin berakhir minus seperti BMRI, BBCA dan BBTN ini sesuatu yang perlu juga dicermati dimana Bank2 tersebut merupakan bank yang termasuk penampung TA. Apakah hanya koreksi wajar atau ada kendala dikinerja ?? karena ini hampir akhir Kuartal tiga dimana laporan keuangan wajib dirilis. Biasanya LK Bank diumumkan lebih cepat dibanding emiten yang lain.

Perhatian saya untuk saham Blue Chip yaitu UNVR, SMGR, INTP, ITMG selain saham2 tersebut diatas disektor pertambangan termasuk SMCB, CPRO  dan KAEF juga menarik saya buat target trading.

Selamat atas teman2 komunitas yang telah bersabar dan disiplin koleksi saham BEKS diharga 50 sd 60 dengan harap2 cemas semoga bisa sesuai harapan dikemudian hari.

Salam,

Hari Prabowo ( INVESTA )
WA.087700085334
Pin 2b7dd5ee

9/26/2016

MENUNGGU IHSG KE 5400

Para Komunitas investa, para Nasabah BNI Securities Semarang dan para pembaca yang budiman,

Sepekan kemarin IHSG tumbuh 2,3% meski terjadi tekanan2 sebelumnya, namun dalam sebulan terakhir masih minus 1,2%. Bagaimana dalam tahun ini ? ternyata IHSG tumbuh 19% cukup bagus dan itu menjadikan jajaran kenaikan tertinggi dikawasan Bursa Asia. Namun kalau kita tarik kebelakang selama 5 tahun maka sebenarnya IHSG hanya tumbuh 40% jadi kalau dibagi 5 maka setahun adaah 8% dan itu sejajar dengan deposito saja.

Maka saya lebih suka melakukan investasi setengah trading dengan membuat suatu target yang ideal dan tentu juga memperhatikan Chart, tidak terlalu fanatik dengan jangka waktu yang lebih lama. Apalagi dalam kondisi makro ekonomi yang masih belum stabil. Jadi realisasikan setiap hasil yang telah sesuai target dan jangan terlalu tamak.

Akhir pekan bursa indek DOW koreksi minus 0,71% diikuti bursa di Eropa dan EIDO juga minus 1,39%. Demikian pula harga minyak dan komoditas lainnya juga mengalami penurunan. Bagaimana prediksi IHSG pekan ini?  Sekalipun ada koreksi di bursa Global kemungkinan IHSG akan terpengaruh dihari Senin namun tidak secara signifikan, karena saya masih percaya nuansa Tax Amnesty menjelang batas akhir tahap pertama 30 September ini akan berdampak positif terhadap IHSG. Prediksi IHSG akan melewati 5400 sebelum akhir September ini sekalipun akan sedikit ada koreksi awal pekan ini.

Mungkin jumlahnya memang masih jauh dari targetnya namun kesadaran wajib pajak yang semakin besar dan dana yang masuk akan sangat penting artinya bagi pembangunan kedepan. Pemerintahpun akan semakin realistis dalam menyusun APBN pada waktu yang akan datang khususnya dalam membuat anggaran penerimaan pajak sebagi penopang utama pembangunan negara. Apalagi kalau dana2 yang disimpan diluar negeri bisa ditarik kembali kedalam negeri.

Dengan memanfaatkan volatilitas suatu saham sebenarnya lebih mengasyikkan buat para traders yang terbiasa dengan menggunakan analisa Teknikal yang dikombinasikan dengan jurus Bandarmologi untuk trading pendek. Memang kita harus rajin membuka data transaksi termasuk mencermati transaki  broker2 tertentu yang aktif di saham2 tertentu pula. Ibarat pedagang dipasar tradisional biasanya kita tau siapa pedagang Sayur, Daging dan  Beras. biasanya pedagang2 tersebut yang suka "memainkan" barang dagangan tertentu. Jadi harga naik dan turun merekalah yang punya peran.

Perhatian saya untuk pekan ini buat trading pendek dengan strategi BOW jiks sds tekanan pasar,pilihan di saham ADRO dengan target beli 1190, INCO target beli 2780, UNVR 44500, SMGR 10.200 DSFI 165, DMAS 248, KAEF 2480 BNGA 750.  BBTN  1980. (disc.on). Harapan saya IHSG akan kembali mantul melewati 5400 setelah terjadi sedikit koreksi dengan support 5300  

Bahkan kemungkinan IHSG terjadi anomali bisa saja terjadi jika hari ini ada berita baik tentang pengusaha yang tergabung di KADIN akan melakukan Tax Anmensty bersama2 siapa tau diantaranya pengusaha kakap. Halmini akan mempunyai efek positif tergadap pasar.

Bagi para investor dan para trader yang ingin tergabung di grup WA Komunitas Investa silahkan daftar di 087700085334

Salam 

Hari Prabowo ( INVESTA )
WA.087700085334
Pin 2b7dd5ee

9/22/2016

ANGIN SEGAR UNTUK IHSG

Para Komunitas investa, para Nasabah BNI Securities Semarang dan para pembaca yang budiman,

Sementara IHSG  mendapat angin segar setelah semalam The FED "menunda" kenaikkan suku bunganya. DOW langsung menguat 0,9% demikian juga bursa global lainnya yang mengalami kenaikan, dan yang luar biasa EIDO  (iShares MSCI Indonesia) yang naik 3%.  Akankan hal ini akan mendorong IHSG melompat keatas? prediksi saya IHSG yang kemarin ditutup menguat 0,76% diposisi 5342 bisa lebih cepat mencapai 5400. 

Hal lain yang juga diharapkan membawa IHSG keposisi tersebut adalah rencana beberap pengusaha yang segera akan memasukkan Tax Amnesty dalam pekan depan. Kalau saja jumlah yang dilaporkan cukup signifikan maka akan membuat rasa optimis pelaku pasar terhadap iklim investasi kedepan. Pasar Modal sangat sensitif terhadap setiap informasi yang ada dan bisa merespon cepat  dalam bentuk suatu harga saham di bursa.  
Rasa optimis investor biasanya akan diikuti dengan "pembelian" dan sebaliknya rasa pesimis dengan melakukan "penjualan" sehingga terbentuklah harga suatu saham sebagai ekspresi investor.

Sinyal itu sudah nampak kemarin sore ketika IHSG dibuka merah tetapi menjelang akhir sesi satu berangsur menipis dan berubah kewarna hijau sampai sesi dua. Saham2 Blue Chip seperti ASII, UNVR, GGRM, BBCA  memimpin penguatan IHSG  diikuti beberapa saham BUMN. Saya kira hari ini pasar masih akan melanjutkan penguatan dan akan mendorong saham2 yang menurut pengamatan saya kemarin seperti BBTN, ANTM, TINS, KAEF, KRAS, UNVR, DSFI, WTON dan DMAS menguat antara 0,5% sd 2,5%.

Jadi buat para Traders silahkan bermanuver dengan jeli, cepat, cerdas dan dengan Motto SADIS (Sabar dan Disiplin). Trader yang baik itu jangan mudah putus asa, jangan mudah mengeluh, jangan salahkan pihak lain, tapi selalu inovatif dan lakukan evaluasi diri, karena segala keputusan merupakan hak dan kosekuensi masing2. 

Bagaimana dengan saham WSBP sang pendatang baru? saya masih menunggu reaksi hari ini setelah kemarin sesuai dengan prediksi saya bahwa WSBP akan menyentuh harga 525 sebagai batas bawah dan akan menimbulkan perlawanan yang kuat sebelum ditutup 540.  Kita tunggu sampai broker2 penjamin emisi merealisasikan keuntungan mereka. Jika hari ini bisa menjebol 550 maka WSBP  punya potensi menguat ke kisaran 600 (disc.on).

Saham KAEF dan DSFI juga layak diperhatikan, meskipun peran bandar cukup dominan di saham tersebut tapi kalau kita jeli dalam mengikuti irama bandar rasanya ada harapan untuk mendapatkan gain juga, cuma resiko selalu harus diperhitungkan karena bandar juga bukan sinterklas gratisan heehee.
Selamat trading semoga mendapatkan yang terbaik.

Bagi pembaca yang ingin bergabung di Grup WA Komunitas Investa silahkan mendaftar ke no WA saya.

Salam

Hari Prabowo ( INVESTA )
WA.087700085334
Pin 2b7dd5ee

9/21/2016

IPO SAHAM WASKITA BETON PRECAST Tbk.

Para Komunitas investa, para Nasabah BNI Securities Semarang dan para pembaca yang budiman,

Kemarin kita sama2 menyaksikan..bahkan merasakan bagaimana proses IPO suatu saham  mulai Book Building sampai Listing pertama di Bursa. Saham WSBP yang dipatok harga perdana Rp.490,- per saham dengan harga nominal Rp.100,- per saham, jadi ada AGIO sebesar Rp.390,- per sahamnya.

Yang mungkin menjadi perhatian investor adalah waktu penjatahan awal book building rata2 investor mendapatkan penjatahan sekitar 5% saja dari jumlah yang dipesan. Investor tentu merasa penasaran tapi itu juga sebenarnya biasa untuk saham2 yang "punya bau harum" sering kali investor ritel di nomor akhirkan..hehee..
Pada periode penawaran umum juga investor ritel rata2 mendapatkan penjatahan 15% dari penjamin emisi saham WSBP.

Dari skenario penjatahan semacam itu maka banyak pihak yang meprediksi saham WSBP pada saat listing harganya kan naik signifikan bahkan ada yang sangat optimis bisa Auto Reject atas yaitu naik 50%. Wow kereen.. Namun kita semua menyaksikan dan merasakan ternyata yg terjadi harganya Tertinggi Rp.610,- dan akhirnya berangsur turun diturup Rp.540,- atau naik 10,2%.

Barangkali banyak investor ritel yang kecewa, pertama kecewa hanya dapat jatah yang sedikit dan kedua ternyata harganya cuma naik 10%. Itulah suatu realita di bursa seringkali "yang terjadi tidak seuai dengan prediksi". Bukan sesuatu yang aneh memang tapi saya hanya ingin sedikit berbagi pengetahuan dan pengalaman saya dengan berkecimpung didunia pasar modal.

Bahwa yang paling bertanggung jawab atas terlaksananya proses IPO adalah penjamin Emisi mulai dari proses awal sampai listing di bursa. Dan perlu diketahui pula Penjamin Emisi juga punya resiko yang besar karena jika sampai saham yang dijamin itu tidak semua laku dijual pada saat IPO maka Penjamin Emisi wajib membeli sendiri sisa saham yang tidak terjual tersebut (Full Commitment).

Dari kondisi tersebut maka ketika saham yang dijamin itu dari perusahaan yang bagus kinerja dan prospeknya serta banyak permintaan dari investor, maka bisa saja penjamin emisi "IRIT atau PELIT" dalam melakukan penjatahan ke investornya. Dan penjamin emisi punya kewenangan siapa saja investor yang akan diberi penjatahan dengan jumlah yang "suka2" mereka.

Kita tidak tau pertimbangan penjamin emisi dalam melakukan penjatahan tentunya...karena itu kewenangan mereka. Justru disinilah kunci nya karena bisa saja dan itu sah2 saja penjamin emisi memberikan jatah yang lebih kepada pihak investor "tertentu". Jadi tidak hanya menganut "keadilan" secara proposional saya kira, tapi pihak mana yang paling disukai penjamin emisi tentu dengan berbagai argumentasinya.

Sehingga ada kemungkinan pihak2 tertentu yang mendapat penjatahan "lebih" tersebut melakukan penjualan saham di hari pertama listing. Kalau minimal 10% saja hasilnya itu sangat lumayan banget karena hanya dalam waktu kurang lebih seminggu. Apalagi bagi suatu investor institusi misalnya dibanding bunga deposito yang 8% setahun Gain WSBP kemarin sangat2 besar hasilnya.

Jadi menurut prediksi saya bisa saja hari pertama kemarin para investor yang dapat penjatahan 80% (karena investor ritel hanya 15% dan 5%) menjual sahamnya secepat2nya untuk meraih gain disaat bulan September ini cukup sulit mendapatkan Gain karena pasar yang relatif susah.
Lantas apakah kedepan masih bisa naik saham WSBP? atau bisa turun lagi ? mari kita cermati hari ini dulu karena saya pun mesti mengamati untuk bisa menganalisanya.

Yang jelas kemarin dari salah satu Broker penjamin emisi terbanyak melaskukan penjualan dan investor asing juga net sell 139 M disaham ini. Mungkin saya cenderung menunggu sejenak apakah penjualan dari broker penjamin emisi masih agresif atau tidak.  Disini kita juga bisa menilai bagaimana para penjamin emisi tersebut bisa "menjaga" harga perdananya atau membiarkan begitu saja. 
Saya punya predisksi batas bawah di 525 per saham, distu kemungkinan sudah akan terjadi perlawanan yang kuat dari si Pembeli, dengan harga 540 kemarin PER WSBP itu 41 dan WTON PER 35 sebagai pembanding.

Namun secara prospek saya kira WSBP punya harapan yang cukup bagus jadi kalau niatnya untuk investasi jangka menengah juga boleh saja koleksi dengan harga yang terbaik tentunya. Prediksi saya untuk WSBP ini akan dikisaran 525 sd 600. untuk sementara.
Barangkali masih belum memungkinkan dianalisa secara Teknikal karena beluim terbentuk chartnya. Jadi mesti dipelototi dimonitor pergerakkannya hehee.

Salam,
Hari Prabowo ( INVESTA )
WA.087700085334
Pin 2b7dd5ee

9/16/2016

YES, IHSG REBOUND !!

Para Komunitas investa, para Nasabah BNI Securities Semarang dan para pembaca yang budiman,

Setelah dua hari di IHSG digoncang dengan tekanan akibat kekahawatiran kenaikan suku bunga FED dan net sell investor asing yang cukup signifikan, kemarin IHSG mengalami rebound naik 2,3%. di level 5265,82. Saya memang Rabo sore sudah menyampaikan lewat grup WA Komunitas Investa bahwa ada kemungkinan hari Kamis berpotensi Rebound alaupun dalam ring sempit, tetapi ternyata rebound diatas ekspektasi saya.

Hal2 tersebut yang saya anggap merupakan "sinyal" bahwa IHSG akan Rebound hari Kamis dan hal tersebut bisa dikonfirm dengan kondisi Kamis pagi sebagaimana yang saya anjurkan amatilah paling tidak 30 menit pertama kondisi pasar karena dengan hal tersebut kita bisa mengetahui perkiraan arah IHSG selanjutnya dan pergerakkan saha2 tertentu terutama saham2 yang sebelumnya telah kita analisis. Jadi tidak perlu tergesa2 namun juga jangan ragu2 sebagai seorang trader sejati hehee.. karena keraguan juga sering mengakibatkan kesalahan yang fatal.

Melihat kondisi perdagangan di Bursa kemarin terutama pergerakkan beberapa saham Blue Chip yang saya sebut dalam ulasan melalui grup WA Investa seperti UNVR SMGR BBCA BBRI BBNI ASII dan juga saham lapir dua dan tiga seperti PPRO DMAS KIJA WTON DSFI nampaknya IHSG hari ini masih akan berlanjut menguat. Apalagi ada dukungan dari DOW yang semalam naik 1% dan EIDO yang NAIK 4,22% !!   akan punya pengaruh poistif terhadap Bursa kita.
Nah karena sudah ada sinyal lebih kuat silahkan bagi teman2 investor  yang berjiwa trader  untuk memanfaatkan situasi untuk meraih gain / return, karena trader yang baik salah satunya adalah yang bisa memanfaatkan waktu yang tepat untuk melakukan buy and sell nya  dan tentu tepat juga pilihan sahamnya.

Investor / trader itu berbeda dengan broker sekuritas yang maunya trading tiap hari bahkan tiap jam, karena mereka berpikir komisi transaksi sedangkan investor beroriantasi capital gain / cuan. Jadi sedapan mungkin setiap transaksi yang dilakukan diharapkan aka membuahkabn hasil yang terbaik, jadi sekali tembak tepat sasaran gitu lho...(ngarep.com)

Bagaimana kaitannya dengan Tax Amnesty ?? sekalipun masih jauh dari target yang dicanangkan tetapi beberapa hari terakhir ada kenaikan yang cukup lumayan terutama dengan info masuknya beberapa konglomerat.. Hal ini bisa punya dampak positif juga terhadap bursa. Bila perkembangan positif mendekati akhir bulan September ini maka tidak menutup kemungkinan IHSG bisa mencapai angka 5400. Hal yang mengkhawatirkan memang isue2 tentang suku bunga FED apakah jadi dinaikkan dalam waktu dekat atau masih ditunda menunggu kondisi lebih baik. Jadi apapun kita patut terus mencermati situasi baik internal maupun eksternal karena tidak ada prediksi yang sifatnya mutlak benar.

Selain saham2 tersebut diatas saya juga mulai tertarik dengan ANTM, TINS, ADRO dan INCO dimana kenaikan harga2 pertambangan mengalami kenaikan yang cukup signifikan dalam beberapa waktu terakhir ini.
Semoga kita bisa mendapatkan hasil yang terbaik dalam segala cuaca, Amin

Untuk teman2 KHUSUS INVESTOR / TRADER yang ingin bergabung di grup KOMUNITAS INVESTA silahkan daftar ke no.wa 087700085334  dan bagi yang pernah ikut dipelatihan yang diselenggarakan oleh INVESTA bisa bergabung di Grup ALUMNI INVESTA. Kebersamaan kita semoga membawa manfaat bersama.

Salam

Hari Prabowo ( INVESTA )
WA.087700085334
Pin 2b7dd5ee

9/09/2016

IHSG UKURANNYA, SAHAM PILIHANNYA

Para Komunitas investa, para Nasabah BNI Securities Semarang dan para pembaca yang budiman,

Dalam sepekan terakhir ini IHSG hanya bergerak dalam ring sempit naik turun dibawah 1% dan terakhir kemarin ditutup level 5371 (0,19%). Belum ada berita2 baru yang bisa menggerakkan secara signifikan IHSG dan hal ini kemungkinan akan berlangsung sampai akhir Smester tiga dimana Lap Keuangan Emiten akan kembali diumumkanuntuk mengetahui kinerjanya. Namun kondisi bisa berbeda jika program Tax Amnesty ada perkembangan yang bagus sehingga bisa membawa angin segar bagi Bursa kita.

Tetapi jika kita lihat secara YTD selama th.2016 ini IHSG sudah tumbuh 17% dan ini cukup menawan bahkan termasuk Indek terbaik diantara bursa yang lain. indek Dow Jones Industrial Average (DJI) sebagai lokomotif Bursa dunia cuma tumbuh 6% pada periode yang sama. demikian Indek Nikei malah minus hampir 10% dan Hangseng tumbuh 9%. Dengan demikian bisa saja IHSG masih konsolidasi mengingat  pelaku pasar juga suka memperbandingkan dengan Bursa2 yang lain, dan ini lazim dilakukan.

Sekalipun demikian kemungkinan portofolio masing2 investor akan berbeda2 prestasinya, bisa saja portofolionya justru jauh diatas pertumbuhan IHSG he..hee itu yang diharapkan, bila itu yang terjadi pada anda itu artinya anda sudah layak dapat bintang dan strategi serta analisa anda sudah bagus dan patut dipertahankan. Namun jika yang terjadi sebaliknya nilai porto anda justru minus jauh maka segera evaluasi karena mungkin ada yang kurang atau salah analisa maupun strategi tradingnya.

Sekalipun IHSG itu perlu dipakai sebagai ukuran namun janganlah terlalu bergantung bahwa analisa  dan trading kita bergantung IHSG, kita sebagai investor harus bisa mencari saham2 pilihan dan menerapkan strategi trading yang terus diseuaikan  sehingga apapun kondisi IHSG kita berharap bisa mendapatkan hasil yang kita inginkan, itulah keberhasilan sebagai trader / investor.
Faktanya tiap hari kita bisa melihat saham2 yang naik signifikan sekalipun IHSG merah, yang terpenting Bursa tidak dalam kondisi bearish berkepanjangan .

Ciptakan situasi trading yang nyaman dalam segala cuaca jangan sebaliknya kita sensitif dan bersakit2 mual, sakit gigi, pusing2, duduk gemetar (dugem) dalam trading saham ini. Itu salah besar...!! karena kita bukan sedang mencari penyakit tapi mencari hasil investasi. Tanamkan psikologi kita secara baik sebagai investor.
Untuk itu pahami dulu karakter investasi di Bursa dan ukur kemampuan masing2 supaya terhindar dari situasi yang tidak nyaman.

Banyak contoh yang sudah terjadi dan itu mengkin pernah kita rasakan yaitu setiap kita BELI saham yang terjadi malah harganya TURUN, lama kita menahan saham yang turun dan melakukan Cut Loss eeh sahamnya malah naik tinggi.
Sebagian TIP TRADING yang sering saya sampaikan dalam kesempatan pelatihan2 dan tulisan2 saya yaitu; Dalam investasi ini gunakan dana yang khusus. jangan pernah menggunakan dana yang sebenarnya sudah ada tujuan lain, apalagi dana hutang ini penyakit trader yang lazim tapi sangat bahaya.

Sabar dan Disiplin, jangan tergesa2 maunya beli sekarang besuk sehari langsung naik karena ini investasi yang juga kadang butuh waktu, yang penting pilihan kita sudah didasari analisa yang benar dan menghasilkan pilihan saham yang baik.
Bahwa kadang hasilnya butuh waktu beberapa saat tetapi hasil akhirnya jauh lebih baik walau kadang jangka pendek diwarnai penurunan dulu.

Memang tidak ada yang sempurna, tetapi mari kita terus belajar agar dari kejadian2 yang pernah kita alami bisa kita evaluasi dan kita perbaiki. Kita bisa berbagi pengetahuan dengan teman2 lain tetapi semua keputusan ada pada diri kita masing2 dan JANGAN bergantung pihak lain apalagi yang kita tidak tau kualitasnya, ini juga bisa terjerumus. Belajarlah pada ahlinya begitu kata pepatah.

Apa menunya hari ini?? sampai pekan depan setidaknya...saya masih asyik trading KAEF, BBKP, ACES, DSFI, UNVR, ADRO, INCO . Saya lihat saham NRCA juga sudah mulai ada perlawanan  setelah tertekan berat beberapa pekan terakhir, benarkan akan rebound? kita lihat sama2 he..hee.

Mohon maaf kadang saya tidak bisa rutin menyajikan ulasan TEH PAGI  via email karena karena kesibukkan saja tetapi saya berusaha sebagai pencerahan pagi saya akan sampai via WA bagi yang sudah tergabung di grup Komunitas Investa. Silahkan teman2 trader dan investor bergabung dalam grup WA Investa sepanjang kuota masih cukup. Semoga bermanfaat dan selamat trading.

Salam,
 
Hari Prabowo ( INVESTA )
WA.087700085334
Pin 2b7dd5ee

8/30/2016

IHSG TURUN, APA PENYEBABNYA ?

Para Komunitas investa, para Nasabah BNI Securities Semarang dan para pembaca yang budiman,

Awal pekan ini IHSG kembali terkoreksi 1,25% diposisi 5370, secara umum mungkin investor merasa galau apa lagi jika posisi portofolionya lagi full saham. Namun disisi yang lain ada juga invesor yang tersenyum2 kalau saja saat ini sedang full cash, semakin turun mungkin semakin suka karena bakalan bisa belanja saham diharga yang lebih murah. Seperti apa yang pernah saya sampaikan dalan pelatihan psikologi trading, bahwa investor itu pada dasarnya "egois" memikirkan dirinya sendiri dan hal itu lazim di suatu pasar yang terbuka ini.

Seperti biasa kita selalu mencari "penyebab" kenapa terjadi IHSG turun?? karena di bursa hanya ada dua kemungkinan yaitu kenapa bisa terjadi dan apa yang akan terjadi. Tentu beragam pendapat menanggapi kenapa IHSG turun kemarin, mulai dari koreksi teknikal, dampak pidato Yellen tentang rencana kenaikan bunga FED, sampai kekhawatiran investor atas dampak Tax Amnesty.

Mengenai kemungkinan kenaikan bunga the FED saya kira ini sudah alasan klasik yaitu kekhwatiran adanya "pelarian dana" dari dalam negeri karena ada suku bunga diluar yang lebih menarik. Namun saya melihat bahwa didalam negeri masih banyak instrumen keuangan yang bunganya jauh lebih tinggi dibanding bunga FED  sehingga tidak serta merta investor langsung memindahkan dananya keluar negeri.

Bagaimana dengan Tax Amnesty ?? berlakukanya Tax Amnesty yang semula diharapkan menjadi harapan baru  karena saya kira tujuannya adalah "menarik" dana2 orang kita yang banyak disimpan diluar negeri dengan uang tebusan tertentu sehingga bisa digunakan investasi didalam negeri.
Namun perkembangan yang ada justru banyak menimbulkan kecemasan bagi masyarakat yang telah menyimpan kekayaannya didalam negeri namun LALAI melaporkannya dalam SPT nya. Apalagi adanya pernyataan yang simpang siur tentang perlakuan terhadap Wajib Pajak yang LUPA atau KETIDAK TAHUAN  dalam mengisi pelaporan bidang perpajakan.

Bisa jadi ada beberapa investor saham yang tidak tau bagaimana melaporkan posisi kekayaan dalam bentuk saham. Mereka menganggap bahwa karena atas transaksi penjualan saham sudah dikenai PPH sebesar 0,1% secara final tanpa memperhitungkan apakah investor dalam posisi untung atau rugi ketika menjual sahamnya.  Dari sini  investor beranggapan bahwa KEWAJIBAN pajaknya sudah dilakukan dengan benar karena dipotong langsung oleh sekuritas dan disetorkan ke kantor pajak. 

Sehingga ketika saat ini ada Tax Amnesty maka sebagian investor merasa masih bingung tentang perlakuannya, kalau harus melaporkan nilai sahamnya dan harus dikenakan uang tebusan. Belum lagi berhembusnya ancaman2 andaikata tidak melaporkan maka akan dikenakan sanksi pemblokiran dan lain2.
Ini tentu sesuatu yang amat menakutkan bagi investor dan bisa2 investor domestik yang sebenarnya sedang diharapkan untuk memperkuat pasar modal kita menjadi tidak tertarik dengan investasi ini. nah fatal kan akibatnya??

Perlu pendekatan yang simpatik oleh aparat perpajakan kepada seluruh masyarakat banyak yang masih awam termasuk kepada investor saham. Misalnya berilah kesempatan untuk melaporkan aset berupa surat berharga termasuk saham, reksa dana, obligasi pada SPT akhir tahun ,2016 tanpa beaya dan denda apapun karena dari sisi kewajiban pajaknya sudah dibebankan ketika terjadi transaksi. Atau dilakukan perbaikan SPT th.2015 tanpa pemerinksaan atau sanksi apaun, saya kira investor akan merasa ikhlas untuk melakukan kewajibannya secara benar. Jadi junjung tinggi praduga tidak bersalah dan beri kesempatan pada yang kurang tahu/paham untuk menjadi benar.

Moga2 penurunan IHSG kemarin bukan karena rasa frustasi investor karena terancam pajak. Naik turun IHSG adalah hal biasa sebagai cerminan atau respon pelaku pasar atas adanya suatu informasi. Mari kita lihat apakah hari ini IHSG masih tertekan atau bisa rebound. Beberapa saham Blue Chip termasuk saham Bank kemarin memang ikut tertekan sehingga kita masih harus hati2 menyikapi pasar hari ini.

Perhatikan beberapa saham yang masih mampu bertahan harganya ketika IHSG tertekan, bisanyanya saham2 ini akan lebih cepat naik ketika IHSG kembali naik.
Selain itu bisa cermati saham2 Blue Chips yang tertekan dengan penurunan harga yang jauh melebihi turunya IHSG. Misalnya kalau IHSG turun 1,25% tapi saham tersebut turun lebih dari 3 kalinya (lebih 4%) karena ada kemungkinan saham tersebut juga ponya potensi mantul keatas lebih cepat.
Namun sekali lagi investor tetap harus hati2 menyikapi kondisi pasar secara umum agar terhindar dari resiko pasar yang lebih besar.

Salam,

Hari Prabowo ( INVESTA )
WA.087700085334
Pin 2b7dd5ee

8/26/2016

MENATA PORTO YANG IDEAL

Para Komunitas investa, para Nasabah BNI Securities Semarang dan para pembaca yang budiman,

Sebagaimana pernah saya sampaikan bahwa "sementara" ini IHSG tidak banyak tepengaruh dengan indeks bursa global maupun regional. Kemarin dimana bursa regional memerah tetapi IHSG naik 0,9% demikian pula ketika bursa regional sedang naik tetapi IHSG justru turun. Jadi untuk sementara ini saya tidak banyak memikirkan apakah indek bursa regional plus atau minus namun lebih fokus dengan bagaimana menemukan saham pilihan untuk trading harian atau bulanan.

Saya juga melakukan "perpindahan" dari saham satu ke saham lain khususnya untuk trading harian namun dengan membatasi jumlah sahamnya, saya konsisten memegang 6 jenis saham untuk mengisi portofolio, sehingga bila saya ada pandangan saham lain yang menarik untuk dibeli maka saya mesti menjual salah satu saham yang ada dulu. Hal tersebut saya maksudkan agar saya lebih fokus dengan portofolio yang ada dan bisa mengikuti pergerakkan masing2 sahamnya.

Sekedar sharing pengalaman bagi teman2 trader lain yang memegang lebih dari 15 saham dalam portofolionya ternayta rata2 hanya 5 sampai 6 saham juga yang bisa menghasilkan "potensial gain" sdangkan sisanya "potensial loss". Artinya bagi kita investor perorangan ini punya batasan kemampuan dalam pengamatan dan analisa atas saham2 yang ada. Pilihan sebenarnya cukup banyak karena di BEI ada sekitar 530 jenis saham, tetapi kita harus menyesuaiakan kemampuan diri untuk memilih guna mengisi portofolio kita.

Kitapun juga maklum kalau dari porto yang ada ada diantaranya ada yang potensial loss alias harga sedang turun asal tidak lebih dari sepertiga dari jumlah portofolio kita dan secara menyeluruh masih surplus nilai porto kita tentunya.
Perlu sekali kita berusaha "menata" portofolio ketingkat yang ideal agar bisa mendapatkan hasil yang maksimal, secara sederhana artinya kita sudah melakukan apa yang dinamakan management portofolio.
Seperti yang saya sampaikan dalam kesempatan pelatihan investor beberapa waktu lalu jadilah Manajer Investasi untuk diri sendiri.

Sekedar tau saja bahwa sekali waktu saya juga "uji nyali" dengan nekad melakukan trading2 saham yang punya volatilitas tinggi dan berbau gorengan.
Namun bukan asal2an, trading harus tetap dengan perhitungan apalagi nekad di saham gorengan yang beresiko tinggi. Saya tidak pernah meninggalkan Fundamental suatu saham sehingga ketika saya mencoba trading saham gorenganpun tetap saya kaji dulu Fundamental saham tersebut.

Sebagai contoh konkrit saya kemarin trading di saham INPC yang mungkin sudah banyak yang tau bahwa ini termasuk jenis saham gorengan, namun saham ini adalah saham Bank yang juga sudah cukup lama beroperasi dan Fundamentalnyapun tidak terlalu buruk tetapi sebaliknya tetap punya prospek yang baik. Sebagai saham Bank rasanya juga sudah tertinggal dibandingkan dengan saham Bank lain sekelasnya, sehingga resiko terburuk adalah harganya akan kembali dibawah 100 denagn tingkat support di 90, tetapi potensi jika kedepan bisa bergerak keatas bukan tidak mungkin bisa mencapai 150.
Semua saya ukur resikonya terlebih dahulu baru tingkat hasil yang diharapkan.

Saham lain yang saya perhatikan adalah ELSA, ADRO, SMCB untuk trading jangka pendek sementara sambil menunggu DMAS, ACES dan BBKP yang masuk durasi dua bulan untuk mencapai target masing2. Atas saham DMAS tersebut  saya bermaksdud melakukan avarage down pada harga dan saat yang tepat.

Selamat trading semoga selalu mendapatkan yang terbaik, amin.

Salam

Hari Prabowo ( INVESTA )
WA.087700085334
Pin 2b7dd5ee

8/23/2016

PASAR MASIH NYAMAN IHSG MENUJU 5500 ??

Para Komunitas investa, para Nasabah BNI Securities Semarang dan para pembaca yang budiman,

Sekalipun sempat merah tapi IHSG akhirnya ditutup dijalur hijau, beberapa saham yang sebelumnya sudah "relatif" tinggi kenaikan harganya seperti saham Perbankan terjadi koreksi, namun ini hal yang wajar. Tetapi untuk saham BBKP yang kebetulan saya ulas pada saat Pelatihan Investor tgl.20 dan 21 Agustus kemarin nampak "Gagah Perkasa" terus menguat  2,8% diharga 735. Saya melihat BBKP punya kinerja yang lumayan serta prospek yang bagus termasuk saya mengantisipasi kemungkinan2 Aksi Korporasi emiten ini mengingat Bank2 selevel BBKP telah melakukan Right Issue guna menambah modalnya.

Selain saya mengulas tentang BBKP dengan target 750, saya juga mengulas tentang masa depan DMAS, ACES, KIJA dan UNVR. Dasar saya menganalisa adalam mengkombinasikan antara Fundamental, Propek, dan juga melihat Teknikal bahkan bandarmologinya. Bisa saja Laporannya kurang mendukung tapi kalau prospeknya bagus itu juga merupakan pertimbangan saya karena Prospek menurut saya jauh lebih penting.

DMAS dengan target 290 sd 300  saat ini sedang konsolidasi dan bahkan bahkan dari ilmu bandarmologi nampak sedang ada periode akumulasi diharga 276 sd 280. Biasanya setelah sang kolektor cukup banyak menampung diharga tersebut mereka akan mendorong haraga DMAS lebih atas lagi.
KIJA yang target saya 350 juga sedah menunjukkan actionnya kemarin naik 5,7% dimana saham ini biasanya juga tidak terlalu agresif, tetapi dengan dukungab FA dan prospek yang bagus kali ini loncat secara agresif. Apalagi saham salah satu lahan KIJA di Kendal akan diresmikan Presiden Jokowi tgl.25 Agustus besuk. Ini moment yang baik tentunya, jadi mungkinkah taget 350 akan tercapai tgl.25 besuk?? (ngarep.com).

Begitu KIJA loncat lagi bak Kijang maka secara sektoral akan punya efek sentimen positif tyerhadap sektor sejenis termasuk DMAS tadi. Sehingga silahkan cermati DMAS bila mantab tentunya karena dengan target 290 sd 300 masih ada peluang mencari return lumayan.
Demikian pula untuk ACES ini nampak invesor asing juga akumulasi dilevel bawah 1000, sehingga sayapun mencoba mengoleksi saham ACES dengan pertimbangan tersebut diatas dengan target 1250 untk durasi dua bulan kedepan setidaknya sampai LK smester ketiga 30 September. 

Dalam Pelatihan kemarin sempat ditanyakan juga tentang KRAS kenapa kok harganya naik padal masih Rugi LK akhir Juni lalu?? Begini...meskipun KRAS masih rugi tapi lihat saja nilai kerugiannya mulai menurun dibandingan tahun yang lalu sehingga secara ini secara FA menunjukkan perbaikan artinya. Jadi pantaslah KRAS kemarin naik tinggi dalam dua hari terakhir. Namun harap hati2 jika kenaikan sudah terlalu tinggi karena potensi Take Profit bisa terjadi.
Namun secara umum saya melihat kondisi pasar masih baik-baik saja dan masih ada ruang IHSG untuk menuju 5500 pekan ini.

Saya ucapkan terima kasih kepada teman2 yang telah mengikuti Pelatihan Investor di Hotel Millennium Sirih Jakarta kemarin, semoga ilmu yang sedikit dari kami tersebut bisa bermanfaat untuk modal trading / investasi.
Nantinya semua peserta pelatihan akan kami gabung di Grup WA ALUMNI INVESTA supaya kami lebih bisa memberikan perhatian khusus terhadap teman2 yang telah serius menunjukkan keinginannya untuk meningkatkan pengetahuan.

Salam

Hari Prabowo ( INVESTA )
WA.087700085334
Pin 2b7dd5ee

8/19/2016

MITOS ATAU PROSPEK ??

Para Komunitas investa, para Nasabah BNI Securities Semarang dan para pembaca yang budiman,

Investor dan para Trader boleh kembali tersenyum, IHSG kembali menguat 1,67% dilevel 5461 setelah Sebelumnya sempat duduk gemetar lantaran sempat 5 hari berturut2 IHSG memerah. Sebagaimana saya sampaikan investor tidak perlu galau untuk saat ini ketika IHSG koreksi karena dari makro ekonomi tidak ada yang mengkhawatirkan, koreksi ini merupakan koreksi sehat.
Investor yang jeli justru bisa menjadikan koreksi kemarin sebagai peluang untuk kembali belanja atas saham2 yang mempunyai prospek kedepan dengan harga yang discount.

Mengenai saham2 yang prospeknya positif ini menurut saya sangat penting karena prospek adalah harapan masa yang akan datang. Kita mau membeli saham karena percaya bahwa saham tersebut punya prospek yang bagus. 
Sebagai investor tentu kita pernah melihat suatu saham yang harganya naik walaupun Laporan Keuangannya tidak terlalu bagus atau bahkan rugi.
Kenapa ? itu bisa jadi salah satunya karena perusahaan tersebut mempunyai propspek yang baik kedepan sehingga investor percaya harga saham akan cenderung menguat untuk jangka panjang.

Sementara ini saya kira IHSG akan berjalan sesuai fundamentalnya tidak terlalu pengaruh dengan indeks Bursa Global dan Regional sepanjang tidak ada kejadian yang sangat istimewa. Perkiraan saya IHSG akan menuju 5500 - 5600 sd akhir akhir Agustus tentu dengan sedikit koreksi seperti biasa.
Kalau ada yang berpendapat bahwa bulan  Agustus biasanya IHSG akan turun itu sah2 saja karena historisnya seperti itu, namun tidak ada sesuatu yang mutlak di Bursa ini. Jadi bisa saja terjadi beda untuk Agustus kali ini hehee..

Namun hati2 itu tetap perlu...jangan terlalu "berlebihan" semua ada ukurannya termasuk hasil yang kita harapkan, ada kalanya investor bisa gagal meraih keuntungan yang mestinya sudah ditangan karena terlalu tamak berharap cuan. 
Jadi kita mesti punya target yang terukur dan wajar, jangan sampai rejeki ditangan lepas lagi. Butuh Psikologi yang baik untuk seorang trader sejati.

Menu saham pilihan saya masih itu2 saja sih DMAS taget 290 sd 300, KAEF target 1575 sd 1625, BBKP target 720 sd 740, ACES target 1020 sd 1040, CPRO kali ini saya pasang target 65 sd 75, INCO target 3000 dan PGAS target 3400. Silahkan cermati dan.putuskan masing2.

Buat teman2 peserta Pelatihan Investor di Jakarta tgl.20 dan 21 Agustus besuk moga2 bisa ketemu dan belajar bersama dengan kami tentang seluk trading/investasi di Pasar Modal. Pelatihan akan kami mulai jam 8.15 WIB di Hotel Millennium sirih. Mohon kehadirannya sesuai jadwal yang telah saya kirim via WA grup Komunitas Investa. Semoga bermanfaat.

Salam,

Hari Prabowo ( INVESTA )
WA.087700085334
Pin 2b7dd5ee

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Top WordPress Themes